Laporan Wartawan Tribun Medan/Deni Syafrizal Daulay
TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri memastikan enam pria yang diringkus Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror dalam drama penggerebekan di tiga lokasi berbeda, Minggu (19/9) hingga Senin (20/9), adalah pelaku perampokan Bank CIMB Niaga Medan.
Tiga dari enam tersangka tersebut berhasil diringkus
hidup-hidup. Sedangkan tiga lainnya tewas saat dilakukan penyergapan.
"Kita sudah berhasil meringkusnya, dan tiga tewas di tempat," kata
Bambang dalam paparannya kepada wartawan di Mapolda Sumut, Senin (20/9)
malam.
Menurut Kapolri, sebelum melakukan aksi perampokan di Bank CIMB Niaga
Cabang Aksara Medan, para
pelaku ini terlebih dahulu mengikuti pelatihan ala-militer di kawasan
Gunung Sinabung, Tanah Karo, yang beberapa waktu lalu meletus.
Pelatihan ala militer ini juga dilakukan di suatu tempat di kawasan
Deliserdang. Dua daerah ini adalah daerah satelit di sekitar Medan.
Pelatihan militer itu dipimpin Pak Nong alias Wak Geng, yang ditembak
mati petugas Densus 88 di Hamparan Perak, Minggu petang.
Keenam orang yang dipastikan terlibat perampokan tersebut berasal dari
berbagai kawasan. Mereka adalah J alias S alias AA (31), warga Simpang Tiga Leman, Simpang
Kawat, Asahan. Kemudian, KG alias AY (46), warga Tanjung Balai.
Dari tangan keduanya disita satu pucuk pistol warna perak, nomor seri
lengkap, 1 magazin, satu pucuk pistol warna hitam kaliber 45, dan satu
unit AK 56 beserta delapan butir peluru kaliber 45, enam butir peluru 9
mili dan lima butir peluru AK 56.
Selanjutnya, D alias A, warga Desa Batu Tiga, Tanjung Balai, tertembak
dan tewas saat digerebek di Tanjung Balai. Kemudian Y alias W alias Deni alias R (50), warga Solo, yang juga tewas.
Sebanyak dua lainnya yang dipastikan terlibat perampokan itu diringkus
di tempat yang berbeda. Mereka adalah M alias Wak Nong alias Wak Geng
(39) dan SS alias US (21). Dari tangan mereka, polisi menyita 98 butir
peluru kaliber 38 milimeter.
Penangkapan Belawan
Petugas juga melakukan penangkapan di Dusun Kota Rantang, Hamparan
Perak, Belawan, yakni R alias I.
Tersangka tewas ditembak. Dari tangannya, polisi menyita satu batang TNT
seberat 200 gram, bongkahan warna hitam, dan bongkahan warna putih.
"Keenam tersangka ini adalah pelaku perampokan Bank CIMB Niaga," kata
Kapolri.
Di hari yang sama, lanjut dia, pihaknya juga menangkap 12 orang yang
ditengarai terlibat teroris. Di Jalan Bilal, Medan,
ditangkap BKR alias A alias AJ alias I (35), dan AS alias S (30),
keduanya warga Bandarlampung.
Polisi juga menangkap K alias H (43), warga Jl Hasanuddin, Hamparan
Perak. Dari tangan mereka disita satu pistol buatan Pindad P1 nomor
seri lengkap beserta 14 butir peluru 9 mm. (*)
Baca tanpa iklan