Laporan wartawan Tribunnews.com, Vantoy Pakpahan
TRIBUNNNEWS.COM, JAKARTA - Satu dari 18 kawanan perampok yang ditangkap Densus 88 bersama Polda Sumatera Utara di tiga lokasi berbeda dipastikan sebagai residivis kasus kejahatan.
"Satu diantaranya residivis," ujar Wakadiv Humas Polri, brigjen Pol Ketut Untung Yoga Ana di Mabes Polri, Jakarta, Senin (20/9/2010).
Namun Yoga enggan mengungkap residivis dalam kasus kejahatan apakah si pelaku tersebut. Polri sendiri menduga kuat para perampok yang dibekuk itu merupakan kelompok pelaku yang sama dengan kelompok perampok Bank CIMB Niaga Medan.
Pasalnya, polisi menemukan sejumlah bukti yang mengarah kepada aksi perampokan 18 Agustus lalu itu. "Ada kesamaan bukti yang ditemukan kemarin malam sampai siang ini," katanya. Diantara kesamaan tersebut adalah senjata api yang berhasil disita dari para pelaku. "Ada kesamaan senjata di rumah kosong (di Belawan beberapa waktu lalu) dengan peluru di TKP (perampokan Bank CIMB Niaga). Pistol juga ada kesamaan denga yang di gambar di media," ujarnya.
Densus juga berhasil menyita setengah kotak TNT dari rumah perampok yang dibekuk di Belawan. Bahan peledak itu nantinya akan digunakan untuk meledakan suatu target yang belum diketahui pasti lokasinya. (Tribunnews.com/Roy)
Satu Perampok Merupakan Residivis
Penulis: Vanroy Pakpahan
Editor: Prawira
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan