News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Merapi Meletus

Korban Tewas Letusan Gunung Merapi Menjadi 194

Penulis: Adi Suhendi
Editor: Tjatur Wisanggeni
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Merapi dilihat dari Dusun Brobogan, Cangkringan tampak sedang erupsi, Rabu (10/11) dengan menyemburkan hujan abu dan awan panas yang mengarah pada sisi barat gunung.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Adi Suhendi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Sejak Gunung Merapi meletus pertama 26 Oktober hingga kini 11 November 2010, sudah menewaskan 194 orang dan  360557 mengungsi di DIY dan Jateng.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Badan Nasional penanggulangan Bencana (BNPB) hari ini dapat dirinci bahwa korban meninggal terbanyak di Kabupaten Sleman Yogyakarta dengan jumlah 163 orang. Orang yang meninggal di Sleman diakibatkan luka bakar akibat awan panas atau wedhus gembel sebanyak 141 orang dan  non luka bakar 22 orang.

Sementara di Jawa Tengah lima warga Klaten meninggal akibat luka bakar dan sebanyak 26 lainnya meninggal akibat non luka bakar.Selain itu, saat ini, 498 orang menjalani rawat inap di sejumlah rumah sakit baik di Jawa Tengah maupun Yogyakarta. Sedangkan 370.028 pengungsi tersebar di 687 titik pengungsian.

Berdasarlan laporan Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) hingga sore ini, hasil pengamatan visual menjelaskan suara gemuruh terdengar dengan intensitas lemah dan hujan abu dengan intensitas ringan-lebat teramati di sektor Barat Daya hingga Barat Laut.

Asap terlihat dengan tinggi 800 meter dari puncak Gunung Merapi condong ke arah Barat hingga Barat Laut.Teramati guguran ke arah Kali Gendol dengan jarak luncur 1 km pada pukul 10.35 WIB.

Dari CCTV yang dipasang di Deles, teramati awanpanas dengan jarak luncur 3 km ke arah Kali Gendol pada pukul 05.20 WIB. Teramati kolom asap berwarna putih kecoklatan bertekanan kuat. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini