Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wilem Jonata
TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA - Hingga hari ini, RS Dr Sardjito dan tim Disaster Victim Identification (DVI) mencatat, jumlah korban tewas akibat sapuan awan panas yang dimuntahkan Gunung Merapi, (05/11/2010), dini hari lalu, sebanyak 114 orang. Jumlah itu terus bertambah setiap harinya.
Dua di antaranya ditemukan tim evakuasi dari Kopassus dan relawan Komunitas Merapi, kemarin pagi di TKP bencana, Kecamatan Cangkringan. Sedangkan tiga lainnya meninggal setelah mendapatkan perawatan selama beberapa hari di RS Dr Sardjito.
Dua jenazah yang ditemukan di TKP kemarin bernama Rubinah dan seorang lagi belum diketahui identitasnya. Sementara, tiga orang yang meninggal di bangsal bernama, Mohamad Ikram, (25); Ny Parijiyem, (60); Supartinem alias Supartinah, (55).
Dari 114 jenazah, 64 jenazah telah dimakamkan di TPU Dusun Beran, Seyegan, Sleman. Sebagian jenazah lainnya telah dijemput untuk dimakamkan keluarganya sendiri. Berdasarkan rilis rumah sakit yang diedarkan tadi pagi, bahwa ruang IKF menerima satu jenazah dari barak pengungsian di GOR KONI atas nama Todiryo. Todiryo diduga menderita penyakit kronis. Hingga saat ini, belum diketahui siapa keluarganya.
Letusan Merapi 5 November Sudah Tewaskan 114 Orang
Editor: Kisdiantoro
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan