Laporan Tribun Jogja, Rizky Andika Pratama
TRIBUNNEWS.COM, MAGELANG- Sejak pukul 13.30 WIB Pemkab Magelang mengerahkan dua alat berat untuk membersihkan endapan lumpur akibat banjir lahar dingin, Minggu (5/12). Tebalnya lumpur dan cuaca yang tidak bersahabat, membuat dua belko sulit membuka jalur Jogja - Magelang tersebut.
Kemacetan di jalur utama Jogja - Magelang semakin panjang. Sujad, petugas dari Polsek Salam, Magelang menyatakan, bila dari arah Magelang, ekor kemacetan sudah sampai di pertigaan menuju ke arah Borobudur.
Jalur alternatif yang disiapkan, ternyata tidak mampu mengurai kemacetan itu. “Kami sebenarnya mengarahkan kendaraan lewat Desa Semen, tapi karena jalannya jelek dan mutarnya terlalu jauh, banyak pengendara yang memilih antre,” kata Sujad.
Saat ini, warga Dusun Tegalsari, Desa Jemoyo, Kecamatan Salam, Magelang mengaku was-was. Sebab, langit makin mendung dan tanda-tnda hujan lebat akan segera turun. “Kalau lebih lebat dari tadi, banjirnya bisa lebih hebat,” kata Sugiman, warga Tegalsari. (*)
Alat Berat Singkirkan Lumpur di Jalur Jogja - Magelang
Editor: Iswidodo
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan