News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pascaerupsi Merapi

Warga Korban Merapi Geruduk Kantor BNPB

Penulis: Willem Jonata
Editor: Juang Naibaho
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ribuan warga yang datang dari sejumlah wilayah di DIY menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Gubernur DIY menuntut ganti rugi sapi. Mereka datang menumpang puluhan truk.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wilem Jonata

TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA -
Para pengunjuk rasa yang tergabung dalam Forum Rakyat Korban Merapi (FORKOM) beranjak dari Kepatihan atau Kantor Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menuju kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jalan Kenari.

Para pengunjuk rasa itu tiba di depan kantor BNPB sekita pukul 13.00 WIB. Mereka mengendarai 22 truk. Setelah tiba di gerbang kantor itu, mereka langsung membentangkan spanduk yang sama seperti dibentangkan di Kepatihan.

Kepala BNPB Syamsul Maarif langsung menanggapi tuntutan para pengunjuk rasa. "Warga akan dilibatkan dalam pembangunan huntara (hunian sementara) karena mereka tahu rencana yang diinginkan. Tetapi harus sesuai dengan rekomendasi dari Pusat Vulkanologi," tegas Syamsul, Senin, kepada para pengunjuk rasa tersebut, (6/12/2010).

Sementara soal ganti rugi sapi, lanjut Syamsul, BNPB akan mendukung sepenuhnya. Sedangkan, pemasangan jaringan listrik untuk hunian sementara tidak akan dibebani biaya alias gratis. Kemudian, huntara itu akan dipergunakan untuk masyarakat yang rumahnya benar-benar rusak berat.

"Seperti di Jawa Tengah, mereka menolak tinggal di huntara karena lebih senang kembali ke rumahnya. Selama bukan terletak di daerah rawan, silakan saja," tutur Syamsul.

Selain itu, bagi pengungsi yang tinggal di rumah yang dijadikan posko pengungsian, BNPB telah memerintahkan kepada tim supaya mendapatkan pelayanan yang sama di posko pusat. "Bahkan untuk bekal hidup saya telah memerintahkan supaya sisa logistik dibagikan kepada masyarakat yang kembali ke rumah masing-masing," ujarnya.(*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini