News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Aliran Sesat di Maros

Salat 2 Kali Saja Sambil Goyang-goyang dan Teriak

Editor: Dahlan Dahi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Inilah contoh semedi yang dilakukan seorang anak yang menjadi pengikut aliran yang mempercayai ada Tuhan diatas Allah SWT Allah bernama Ahad Soth. Aliran ini diikuti 50 orang yang ada di Dusun Laiya, Desa Matajang, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros

Laporan Wartawan Tribun Timur, Rasmi Ridjang Sikati


TRIBUNNEWS.COM, MAROS - Aliran sesat di Maros, Sulawesi Selatan, mengajarkan dua kali salat bagi tiap-tiap pengikutnya yakni, Salat Lohor Asar.

Dalam salatnya mereka hanya diperbolehkan membaca Al Fatiha dan doa yang diberikan khusus oleh Ahad Soth dengan bahasa Makassar. Menurut Soht, cara ini agar terhindar dari bala.

Selain itu para pengikutnya juga diajarkan, beribadah dengan cara bersemedi, bergoyang-goyang, dan meraung-raung seperti binatang pada umumnya. Supaya jazad mereka dapat di masuki malaikat.

Aliran sesat ini menyebar di Dusun Laiya, Desa Matajang, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros.

Mereka menganggap Nabi Muhammad sebagai Tuhan di atas Allah SWT. Ajaran ini berdiri baru sekitar tiga bulan.

Aliran sesat itu dipimpin Daeng Kulle. Pengikut aliran ini telah berjumlah 50 orang, terdiri dari orang dewasa dan anak -anak.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini