News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

25 Ayam Positif Flu Burung di Palembang

Editor: Juang Naibaho
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Dua orang petugas dari Dinas Perkebunan Pertanian Kehutanan Peternakan dan Perikanan (PPKPP) Prabumulih, Senin (31/1), memusnahkan unggas yang positif flu burung. Unggas tersebut ditarik lehernya hingga mati.

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Saftarina dan M Ardiansyah

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG -
Warga Palembang dihebohkan dengan matinya 25 ekor ayam milik Emil warga Jalan Diponegoro Palembang secara mendadak beberapa hari lalu. Sebagian besar ayam itu dibeli Emil dari Pasar Burung yang berlokasi di kawasan 17 Ilir Palembang.

"Menurut pengakuan Emil, sebagian besar ayam-ayam itu dia beli dari Pasar Burung Palembang," kata Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Kehutanan (DP2K) Kota Palembang, Sudirman Tegoeh, Senin (31/1/2011).

Masih kata Sudirman, berdasarkan pengakuan Emil, warga yang baru sekitar 1 tahun berdomisili di Palembang ini, awalnya ayamnya hanya 4 ekor. Namun kemudian dia membeli lagi di Pasar Burung Palembang hingga mencapai 25 ekor. Diakuinya, selama ini tidak ada masalah dengan ayam-ayam peliharaannya yang diletakkannya di dalam sangkar bundar di samping rumahnya.

Namun beberapa hari lalu, anaknya yang berumur 2 bulan terkena sakit panas namun Emil masih belum curiga. Kecurigaan Emil muncul setelah dua hari anaknya panas, ada ayamnya yang mati mendadak. Emil pun langsung menelepon keluarganya di Jakarta dan atas saran keluarga yang curiga ada virus avian influenza (H5N1). Emil berinisiatif memindahkan ayam-ayamnya ke Kemang Manis Kel Bukitbesar Palembang.

"Ternyata, ketika ayam-ayamnya diungsikan di Kemangmanis, 25 ayam Emil yang dititipkan di rumah temannya Purnomo ini pun mati mendadak. Informasi ini kita dapatkan dari pihak keluarga Emil dan kita langsung melakukan tindakan cepat," kata Sudirman.

Pihaknya langsung mendatangi lokasi dan melakukan antisipasi terhadap yam-ayam yang mati tersebut. Diakuinya, tim pemantau sudah melakukan tindakan sesuai prosedur yaitu memusnahkan ayam-ayam tersebut dengan cara dipotong kemudian dibakar di dalam lubang. Pihaknya juga sudah melakukan penyemprotan disinfectan di lokasi ditemukannya ayam yang mati mendadak tersebut.(*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini