Laporan Patrick Nababan, Wartawan Tribun Batam
TRIBUNNEWS.COM, BINTAN - Akibat dalamnya hunjaman pesawat cassa C212-100 ke rawa, membuat evakuasi terkendala. Tim kesulitan mengevakuasi Capt Fadlul Karim dan copilot Reza Bakalau. Keduanya terhimpit badan pesawat milik PT Sabang Merauke Airlines Charter (SMAC) ini.
Pantauan Tribun, kepala pesawat tempat pilot dan copilot berada terendam lumpur rawa-rawa hingga empatĀ meter. Untuk mengeluarkannya, tim terpaksa menunggu eskavator yang sengaja didatangkan langsung dari Tanjungpinang.
"Tadi pak Bupati sudah mengirim eskavator kesini. Mudah-mudahan kepala pesawat ini bisa diangkat sehingga kita bisa mengeluarkan seluruh korbannya," harap Kapolres Bintan AKBP Yohannes Sismardi Widodo
Di lokasi kejadian, pihak kepolisian berhasil mengumpulkan barang-barang milik korban. Antara lain satu unit laptop, satu buah tas yang berisi peralatan keselamatan serta beberapa invoice milik PT SMAC.
Eskavator Didatangkan untuk Evakuasi Jenazah Pilot dan Kopilot
Editor: Yulis Sulistyawan
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan