TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Pascapenangkapan oknum jaksa Kejaksaan Negeri Tangerang
berinisial DSW, kantor Kejari Tangerang tampak lengang, Sabtu
(12/2/2011). Kendati begitu, informasi yang berhasil dihimpun
Tribunnews, aktifitas di kantor tersebut tidak berjalan seperti
biasanya.
"OB (Office Boy) enggak biasanya masuk hari Sabtu. Biasanya mereka
libur," ungkap sumber yang tidak ingin disebutkan namanya, Sabtu
(12/2/2011).
Pantauan Tribunnews sendiri, sejumlah kendaraan roda empat tampak
sempat keluar masuk Kejari sekitar pukul 08.10 WIB. Mobil-mobil yang
disebut milik staf kejari itu terlihat dikendarai orang yang berpakaian
preman.
Ketidaklaziman lain yang tampak dari kantor Kejari Tangerang adalah
pintu gerbang yang selalu digembok setiap kali kendaraan keluar-masuk.
Namun pengembokan ini berakhir ketika Kajari Tangerang Chairul Amir
tampak masuk ke kantor.
Kehadiran Chairul pun tidak terlalu lama.
Selang 10 menit, dia terlihat keluar dengan menumpang salah satu mobil
dinasnya, Toyota Fortuner B1160RFT. Sebelumnya Chairul datang dengan
mobil Toyota Inova plat merah B1085CQ.
Seperti diberitakan, KPK menangkap oknum jaksa fungsional Kejari
Tangerang berinisial DSW di Pondok Aren, Jumat (11/2/2011) sekitar
pukul 21.00 WIB. DSW tertangkap tangan karena diduga memeras.
"Iya pemerasan oleh seorang jaksa kepada pegawai BRI," ujar Wakil ketua KPK bidang pencegahan M Jasin, Sabtu (12/2/2011) dinihari.
Selain DSW, KPK juga mengamankan pegawai BRI yang diduga diperas
DSW. Bersama keduanya, diamankan barang bukti berupa satu unit mobil
dan amplop coklat berisi uang.
Baca tanpa iklan