News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Polemik Ahmadiyah

Wahdah Tidak Setuju FPI di Bubarkan

Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Laporan wartawan Tribun Timur

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR
- Sekjen Wahdah Islamiyah (WI) Qasim Paguni tidak sependapat dengan rencana pemerintah membubarkan ormas Front Pembela Islam (FPI).

Tindakan pembubaran FPI menjadi ganjil jika tetap dipaksakan oleh pemerintah karena hanya akan semakin memburamkan wajah ketidakmampuan pemerintah mengelola negara.

Menurutnya, sebagai ormas Islam yang menyerukan amar ma'ruf nahi munkar, FPI senantiasa berkoordinasi dengan aparat penegak hukum sebelum melakukan aksinya.

Masih menurut Qasim, pemerintah harusnya jeli melihat permasalahan ini. Keberadaan FPI telah banyak membantu ormas Islam lainnya. Jika ormas Islam lebih banyak menyerukan 'amar ma'ruf', maka FPI yang menjalankan 'nahi munkar'.

Meski demikia ia mengaku tidak membenarkan tindak kekerasan. Yang seharusnya dibubarkan adalah Ahmadiyah jika mereka tetap memaksakan diri berada dalam frame Islam, mereka harus bertaubat atau keluar dari Islam sekalian, saya tidak sepakat pembubaran FPI.

"Siapapun bisa menyeru pada kebaikan tapi yang susah adalah mencegah kemungkaran. FPI menjalankan fungsi ini. Harusnya pemerintah membubarkan pemicu kejadian ini yaitu Ahmadiyah, jika tetap tidak mau bertobat atau tidak mau keluar dari Islam sekalian. Ini masalah aqidah, bukan masalah furu'iyah," kata Qasim, Sabtu (19/2/2011).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini