News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Semburan Lapindo Diprediksi Sampai 2037

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Yulis Sulistyawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Lumpur Lapindo di Sidoarjo yang muncul pertama tahun 2006

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Andri Malau

TRIBUNNEWS.COM, LONDON -
Studi terbaru Journal Geological Society London, merilis kawasan yang lebih sering disebut LUSI (singkatan dari  “Lumpur Sidoarjo”) Lapindo kemungkinan akan terus menyemburkan lumpur abu sampai tahun 2037.

Demikian dirilis Radio Netherland (RNW), Jumat (25/2/2011).  Diprediksi, lumpur Lapindo akan terus menyembur akibat  tekanan dari dalam perut bumi.

Volume semburan akan berkurang, tapi gas akan terus menyembur  selama puluhan tahun dan mungkin abad mendatang.

"Perkiraan kami adalah bahwa hal itu akan memakan waktu 26 tahun hingga letusan melemah ke tingkat yang dapat dikelola dan untuk Lusi untuk berubah menjadi gunung berapi yang bergolak pelan," ungkap ketua tim Richard Davies, profesor ilmu bumi di Durham University Inggris.

Sebagaimana diketahui, letusan Lumpur Lapindo pada tahun 2006 menewaskan 13 orang.  Danau lumpur Lapindo mengepung 12 desa dengan kedalaman hingga 15 meter dan memaksa sekitar 42.000 orang meninggalkan rumah mereka.

Pemerintah Indonesia mengatakan sumber bencana akibat gempa bumi yang melanda beberapa hari sebelumnya di Yogyakarta, sekitar 280 km dari Lokasi Lapindo.

Namun para ahli asing menuduh perusahaan pengeboran gas Lapindo Brantas yang gagal  menempatkan pelindung di sekitar bagian sumur bor tersebut. Akibatnya, lubang sumur terkena dorongan air bertekanan dan gas yang terletak di bawah lapisan, sehingga mendesak cairan seperti beton ke permukaan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini