TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jihandak Gegana Polda Kalimantan Timur berhasil mengurai sebuah paket kiriman buku seberat 13 kilogram yang diterima seorang warga dan dicurigai sebagai bom di Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (15/3/2011) malam.
Setelah
diurai, ternyata paket tersebut bukan bom, tapi benar-benar buku.
"Jihandak sudah mengurainya. Setelah diurai, ternyata bukan bom, itu
murni buku. Clear, itu buku," ujar Kabid Humas Polda Kaltim AKBP A Wisnu
T, Rabu (16/3/2011).
Sebelumnya, Meis Pribadi dan istri yang beralamat di Blok C1 No 30. RT. 13 Perumahan Bukit Pinang Batara Indah, Kacamatan Samarinda
Ulu, menerima paket kiriman buku tersebut sejak Senin (14/3/2011),
petang.
Pasangan suami yang mengaku tak merasa memesan buku, langsung
melaporkan paket kiriman asal Jakarta itu ke kepolisian pada Selasa,
petang, setelah melihat berita di televisi adanya ledakan berupa paket
bom buku di Utan Kayu.
"Yang
perlu digarisbawahi, bahwa warga Kaltim mengikuti imbauan kepolisian.
Mereka mau melapor setelah mengetahui ada benda mencurigakan. Itu
langkah yang benar dan harus dicontoh oleh warga lainnya," ujarnya.
Polda Kaltim: Bukan Bom Tapi Buku
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan