TRIBUNNEWS.COM,
JAKARTA - Insiden meledaknya kembali kilang minyak Unit IV Pertamina,
Cilacap, Jawa Tengah dinilai tidak terkait dengan pergantian Direktur
Utama Pertamina, Karen Agustiawan.
Menilik kasus dari masa
lampau, atas meledaknya kilang minyak di Plumpang, Jakarta Utara yang
akhirnya terjadi pergantian direksi Pertamina, peristiwa Cilacap sama
sekali berbeda dan murni meledak.
"Saya tidak termasuk percaya
dengan teori konspirasi, meledak ya meledak saja, main-main meledakkan
ya gila saja," ujar Wakil Ketua DPR, Pramono Anung saat ditemui di
gedung DPR, Jakarta, Selasa (5/4/2011).
Menurut Pramono, kasus di
Cilacap dilihatnya sebagai sebuah penanganan yang lemah dari Pertamina.
Tidak ada upaya pencegahan dini atas kemungkinan potensi meledaknya
kilang minyak tersebut.
"Saya melihat ini bidang tugas sebenarnya
yang saya pahami penanganan belum maksimal, preventif kilang lainnya
tak ada upaya pencegahan kilang lainnya ini kan seperti bejana
berhubungan," jelas Pramono.
Pertamina, lanjut Pramono juga jangan terlalu bersikap seremonial terkait kebakaran kilang minyak tersebut.
"Maka
harusnya terutama Pertamina penanganan lebih serius, jangan seremonial
pakai baju lapangan, helm proyek, itu nggak terlalu penting yang
jalankan perintah," tandasnya.
Seperti diketahui sebelumnya,
kilang minyak Pertamina Unit IV, Cilacap, Jawa Tengah kembali meledak.
Kejadian tersebut bahkan sempat membuat Menteri ESDM, Darwin Saleh dan
Dirut Pertamina, Karen Agustiawan tunggang langgang sesaat sebelum
melakukan konferensi pers.
Komplek Pertamina Cilacap Terbakar
Ledakan Kilang Tak Berkaitan Pergantian Dirut Pertamina
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan