TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Koordinator
Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengungkapkan sebelum ledakan
bom Cirebon, ledakan serupa telah terjadi di beberapa tempat seperti
Wisma Bayangkari Mabes Polri yang terjadi tahun lalu dibom oleh anggota
polri bernama Anang Sumpena.
"Bom Cirebon menunjukkan Polri
kembali dipecundangi orang-orang yang tak bertanggung jawab," tegasnya
kepada Tribunnews.com, Jumat (15/4/2011).
Alhasil, Neta menambahkan, masyarakat akan sulit mempercayai bahwa polisi akan bisa mengamankan mereka.
"Wong
polisi sendiri tidak mampu mengamankan kantornya. Bisa jadi bom ini
memang ditujukkan pelaku sebagai kado hitam bagi Kabaintelkam yang
pensiun hari ini," ungkapnya.
Menurutnya, sebelum bom Cirebon
terjadi, ada tiga isu yang berkembang, yakni NII KW 9, isu bom buku dan
isu teroris jaringan lama.
"Apakah ketiga isu ini ada kaitan
dengan bom Cirebon, polisi harus segera mengungkapnya. Jika tidak,
masyarakat akan semakin khawatir terhadap keamanan di negeri ini dan
para pelaku teror semakin mendapat angin, karena merasa berhasil
mempecundangi polisi, setelah kasus bom Utan Kayu," tandas Neta.
IPW: Polri Kembali Dipecundangi Bom Cirebon
Penulis: Iwan Taunuzi
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan