Laporan: wartawan Tribun Jabar, Ida Romlah
TRIBUNNEWS.COM, CIREBONĀ - Ketua RT 03 RW 06 Astana Garib Utara, Kelurahan/Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon,
Supandi mengatakan, rumah MS di Gang Rara Kuning II kosong sejak Jumat
(15/4) malam. Sebab, ibu dan adik MS yang biasa menempati rumah sederhana, itu pergi dibawa sejumlah orang.
Namun
ditanya dari mana orang tersebut berasal, Supandi mengaku tidak tahu.
"Perginya malam sekitar pukul 22.00. Saya tidak tahu berapa banyak yang
membawa ibu dan adik MS, dan apa tujuannya," kata pria berambut penuh
uban ini, Sabtu (16/4).
Menurut Supandi, rumah dengan lebar
sekitar 5 meter itu hanya ditempati ibu dan adik bungsu MS. Sementara
MS sudah lama pergi, entah ke mana.
Di mata Supandi dan
tetangga, MS tergolong anak muda yang jarang bergaul. Keberadaannya di
rumah juga sangat jarang. "Entah dia punya rumah atau kerja di luar
kota, saya enggak tahu," kata Supandi.
MS disebut-sebut memiliki kemiripan wajah dengan foto pelaku bom bunuh diri di Masjid Az-Zikro Kompleks Polres Kota Cirebon, Jumat (15/4) siang. Demikian juga dengan postur tubuh yang tinggi kurus.
MS merupakan pemilik SIM C yang ditemukan di selokan Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, Desa
Cempaka, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Minggu (3/4) lalu. Ketika
itu, polisi tengah melakukan olah TKP kasus pembunuhan anggota TNI
Kopral Kepala Sutejo.
Ibu dan Adik MS Dibawa Sejumlah Orang
Editor: Gusti Sawabi
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan