News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Bom Bunuh Diri Cirebon

Satu Korban Bom akan Dirujuk ke RS di Luar Cirebon

Penulis: Y Gustaman
Editor: Gusti Sawabi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Seorang anggota Polres Cirebon yang menjadi korban ledakan bom di Polresta Cirebon dipapah seorang anggota Satlantas Polres Cirebon, usai terjadinya ledakan di Masjid Polres Cirebon, Jumat (15/4/2011).

Laporan wartawan Tribunnews.com, Yogi Gustaman
TRIBUNNEWS.COM, CIREBON -
Harsita, salah satu korban bom bunuh diri yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Waled, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, kemungkinan besar akan dirujuk ke rumah sakit di luar Cirebon. Belum dipastikan Harsita (55) akan dirujuk kemana.

"Karena bautnya itu dekat pembuluh darah besar. Nanti akan dikirim ke rumah sakit yang dapat menangani bedah vascular," ujar Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih kepada wartawan di Rumah Sakit Pelabuhan, Cirebon, Sabtu (17/4/2011).

Kepala Rumah Sakit Pelabuhan Cirebon, Syaiful Huda, menerangkan, secara umum seluruh pasien yang ada di RS Pelabuhan bisa ditangani di RS Pelabuhan. Namun untuk Harsita perlu dilakukan tindakan lanjutan. Tapi sangat berisiko tinggi karena titik lukanya dekat dengan pembuluh darah dan syaraf besar. 

Data terbaru korban, 10 di antaranya masih menjalani perawatan di RS Pelabuhan, Cirebon, satu di RSUD Waled, Kabupaten Cirebon, satu di RSUD Gunung Jati, Cirebon, satu di RSPP Jakarta, satu di RS Pertamina, Cirebon, satu di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Dalam kunjungan tadi, Endang menyerahkan dana bantuan perawatan ke Kepala RS Pelabuhan Syaiful secara simbolis didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Suparni Parto. Usai dari RS Pelabuhan, Endang meluncur ke RS Pertamina, Klayan, Cirebon. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini