TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -
Kepolisian menemukan sejumlah barang bukti berupa bahan perakit bom
dari hasil penggeledahan di rumah mertua pelaku bom bunuh diri
Mapolresta Cirebon Muchamad Syarif, (alm) Haji Syarif, Minggu
(17/4/2011) malam.
Bahkan, kepolisian menemukan sebuah baterai
yang telah dimodifikasi dan terpasang kabel.
"Penggeledahan di rumah
(mertua) yang bersangkutan di Majalengka, ditemukan ada
rangkaian-rangkaian elektronik," kata Wakabareskrim Polri Irjen Pol
Mathius Salempang di Mabes Polri, Jakarta, Senin (18/4/2011).
Sejumlah
bahan perakit bom yang disita dan tengah diteliti Puslabfor dari rumah
beralamat di Blok Senin Panjalin Kidul Kec. Sumber Jaya Majalengka
tersebut, yakni PCB, kawat timah untuk solder, lilitan kabel di paku,
baterai HP modifikasi terpasang kabel, tombol switch on-off, 3 buah
baterai 9 volt, MP3, remote MP3, remote bel rumah, rangkaian elektronik,
HP merek Smart, memory stic merek Sony.
Selain itu polisi
menyita 9 buah pipa aluminium berbagai ukuran di antaranya diameter 18
mm dengan panjang 139 cm dan pipa aluminium diameter 10 mm dengan
panjang 98 cm, gerinda, soldier, gergaji, kawat, sangkur serta 3 buah
tang.
Meski ditemukan bahan perakit bom, kepolisian belum bisa
menyimpulkan jika Syarif tengah menyiapkan aksi pengeboman di tempat
lain, termasuk di kantor polisi lainnya.
"Kita belum bisa pastikan
apakah ini kepentingan pembuatan bom," ujarnya.
Dari lokasi
ledakan bom bunuh diri di masjid Adz Zikro, yakni alumunium, baterai,
saklar, bola lampu, mur dan paku, potasium nitrat dan sulfur.
Dari
jenis dan rangkaian bom yang dipakai Syarif saat bom bunuh diri ada
kesamaan dengan bom yang meledak di dekat Puspiptek (Pusat Penelitian
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi), pada 25 Maret 2011.
Saat
ditanya, bahwa perakit bom bunuh diri ini mendapat pelatihan dari Dr
Azhari, Mathius menjawab, "Apakah sama dengan bom lain, kalau kita lihat
bahannya sama. Tapi kita tidak bisa mengambil kesimpulan sama dengan
bom kelompok lain."
Polisi Temukan Bahan Perakit Bom di Rumah Mertua Syarif
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan