TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolres
Mapolresta Cirebon, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Herukoco yang
menjadi korban dalam peledakan bom bunuh diri di Masjid Adz-Dzikra
Kompleks Mapolresta Cirebon sejak hari Minggu (17/4/2011) lalu, dilarikan
ke RSPP untuk mengangkat serpihan material bom (paku dan mur) yang
menancap di tubuhnya.
Namun kini, pihak RSPP telah mengambil dan mengangkat serpihan material tersebut.
Demikian dikatakan oleh Ketua Umum PBNU, Said Agil Siroj di gedung PBNU, Selasa (19/4/2011).
"Benda asing di tubuhnya ada 50 dan sudah diambil semua," terangnya.
Said
Agil Siroj yang sebelumnya sempat menjenguk AKBP Herukoco mengatakan
saat ini perkembangan Kapolres Cirebon ini berangsur membaik.
Seperti
diketahui, AKBP Herukoco adalah salah satu korban yang mengalami luka
serpihan akibat ledakan bom bunuh diri sesaat akan melaksanakan sholat
Jumat di Masjid Adz-Dzikra Kompleks Mapolresta Cirebon pada hari Jumat
(15/4/2011).
50 Paku dan Mur di Tubuh Kapolres Cirebon Telah Diangkat
Penulis: Iwan Taunuzi
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan