Laporan wartawan Tribun Timur Surtan Siahaan
TRIBUNNEWS.COM, WATAMPONE - Akibat kesal dengan kondisi jalan di daerahnya, belasan warga Jl KH. Agussalim, Kelurahan Macege, Kecamatan Tanete Riattang, Bone Sulsel menanam pisang di tengah jalan.
Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 22.00 wita sesaat setelah hujan deras mereda.
Tiga batang pisang dengan tinggi satu meter ditanam di ruas jalan yang tak jauh dari kawasan bekas pasar Sentral Watampone tersebut.
Usai hujan deras yang mengguyur Kota Watampone selama beberapa jam, daerah yang langganan banjir seperti Jl. KH. Agussalim memang selalu tergenang air.
Bahkan, jalan terlihat seperti sebuah anak sungai. Hal itu disebabkan drainase yang tidak berfungsi. Lubang besar yang menganga juga menjadikan jalan tersebut sulit dlewati kendaraan.
Salah seorang warga yang enggan disebtkan namanya mengaku kesal dengan tidak adanya perhatian pemerintah. Kondisi jalan yang rusak sudah bertahun tahun tidak diperbaiki.
"Kami protes pada pemerintah. Kenapa daerah lain yang selalu diperhatikan. Tapi disini tidak ada perhatian. Kami kan sama-sama warga Bone," sebutnya
Kesal Jalan Banjir, Warga Tanam Pisang
Editor: Prawira
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan