TRIBUNNEWS.COM, CIREBON - Merasakan sudah pulih setelah menjalani perawatan lima hari karena jadi satu di antara korban luka akibat bom bunuh diri di Mapolresta Cirebon, Jumat pekan lalu, Kasatlantas AKP Kurnia ngebet ingin pulang ke rumah. Ia beralasan kondisi badannya sudah baik dan hanya sedikit luka ringan di bagian dahinya.
"Di sini membosankan, jenuh. Padahal badan saya enggak apa-apa," ujar Kurnia saat dijenguk Kapolsek Pelabuhan, AKP Ali Mashar, di ruangan Anjungan A kamar 8. Kurnia bahkan sudah bisa menggerakkan kakinya ke atas, tanda dia sudah membaik.
Nia, istri Kurnia, menambahkan, rencananya sang suami diperbolehkan pulang siang ini oleh dokter rumah sakit. "Kondisi sudah begitu baik. Hari ini sama dokter sudah boleh pulang sama dokter. Tapi menunggu infusan habis kata suster," ujar Nia yang menunggui Kurnia.
Sampai saat ini masih sembilan korban yang dirawat di Rumah Sakit Pelabuhan. Semua kondisi sudah stabil. Kesembilan korban adalah, PNS Teten, Kasatlantas Polresta Cirebon AKP Kurnia, PNS Dedi Maksudi, Ustad Abbas (imam masjid), PNS Mahuri, Aiptu Sukirno, Aiptu Edi Haryadi, Aiptu Durokhim, Sugianto.
Sementara di rumah sakit Cirebon lainnya, satu pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Gunung Jati, Bripka Suratmoko, dan satu pasien di Rumah Sakit Pertamina, Klayan, Cirebon, Kepala Bagian Sumber Daya Kompol Suhadi.
Merasa Pulih, Kasatlantas Cirebon Ngebet Pulang
Penulis: Y Gustaman
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan