Laporan wartawan Tribun Jabar, Ida Romlah
TRIBUNNEWS.COM, CIREBONĀ - Muchammad Syarif alias MS (31) dan adiknya, Basuki dikabarkan
kerap mengikuti latihan militer di Bumi Perkemahan (Buper) Telaga Pancar, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka. Mereka berdua latihan bersama teman-temannya membentuk sebuah kelompok.
Latihan militer itu pula yang diduga menjadi penyebab MS dan Basuki memiliki kepiawaian dalam menembak dan sebagainya.
Kepala Urusan Umum Desa
Lengkong Kulon, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka, Iyas
Raskam mengatakan, sempat ada sekelompok orang melakukan latihan
militer di Buper Telaga Pancar. Kelompok itu berjumlah sekitar 20 orang.
"Mereka latihan sekitar delapan bulan lalu," kata Iyus, saat ditemui Rabu (20/4/2011).
Namun
karena kelompok tersebut tidak memiliki izin, maka aparat desa setempat
mengusirnya. Akhirnya latihan militer pun tidak berlangsung lama.
MS merupakan pelaku bom bunuh diri di masjid Polresta Cirebon, Jumat (15/4/2011) siang. Dia tewas seketika di lokasi kejadian dengan luka di perut.
Dari rumah mertua dan orangtua MS ditemukan sejumlah buku jihad terbitan Al Qaeda. Demikian juga di rumah mertua Basuki di Desa Trusmi Wetan, Kabupaten Cirebon. Buku jihad dan bahan pembuat bom ditemukan.
Syarif dan Adiknya Pernah Ikut Latihan Militer?
Editor: Gusti Sawabi
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan