News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Perjuangan Sisingamangaraja XII Harus Diteladani

Editor: Alfred Dama
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sisingamangaraja XII

Laporan Wartawan Tribun Medan, Adol F Rumaijuk

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Upacara peringatan wafatnya Pahlawan Nasional Raja Sisingamangaraja XII ke-104 diselenggarakan secara sederhana di kompleks tugu Raja Sisingamangaraja XII di Jalan Sisingamangaraja Medan, Jumat (17/6/2011).

Peringatan ini diharapkan bisa semakin menguatkan dan mengingatkan generasi penerus bangsa agar meneladani jiwa dan semangat perjuangan Sisingamangaraja. Sebab dia adalah tokoh perjuangan dari Tanah Batak yang tidak kenal kenal menyerah dan tunduk kepada penjajah.

“104 tahun wafatnya Sisingamangaraja diharapkan dapat meningkatkan nasionalisme dan jiwa kejuangan serta kesetiakawanan,” ujar Kepala Biro Pemerintahan Pemerintah Provinsi Sumut Nouval Makhyar saat membacakan sambutan Pelaksana Tugas Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho dalam acara itu, Jumat (17/6/2011).

Walau peringatan ini diadakan di Medan, tetapi Gatot yakin, gaungnya sampai ke seluruh nusantara. Sebab, Sisingamangaraja bukan hanya milik masyarakat Batak atau Sumut tetapi milik nasional.

Peringatan ini diawali dengan upacara singkat dan mengheningkan cipta untuk mengingat jasa Sisingamangaraja.

Selain upacara, peringatan ini juga diwarnai dengan pegelaran budaya dan seni Batak. Menurut Gatot, banyaknya ancaman dalam bernegara saat ini semakin mengokohkan bahwa nilai juang pahlawan semakin relevan dipraktikkan.

Nilai juang itu di antaranya tidak mau menyerah dan kecintaan kepada negara. Saat ini, ujar Gatot,  semangat nasionalisme semakin dirindukan masyarakat.

“Maka peringatan wafatnya Sisingamangaraja saya rasa positif, sehingga tergambar jelas pengabdian berbangsa dan bernegara,” ujar Gatot. Gatot menggambarkan Sisingamangaraja sebagai sosok yang tidak pernah takut dan tetap memegang teguh prinsip kehidupan yang benar. Dia juga bisa disebut sebagai diplomat diplomat ulung karena mampu menjalin kerja sama dengan berbagai kerajaaan di Sumut dalam mengusir penjajah Belanda.

Kerja sama ini bahkan sampai ke sejumlah kerajaan di di Aceh. “Oleh karena itu, mengenal Sisingamangaraja adalah penting artinya bagi masyarakat Sumut dan juga Indonesia,” katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini