News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kelompok Bersenjata Papua Tembak Polisi

Kondisi Sumar Yasin Makin Kritis

Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Briptu Sumar Yasin (24) usai menjalani operasi selama dua jam di RS Umum Daerah Jayapura, Papua, Jumat (24/6/2011) malam. Anggota Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan (KP3) Bandara Mulia Kabupaten Puncak Jaya, Papua merupakan korban penembakan kelompok bersenjata Papua, Jumat pagi. (HO/Andre Kirwel)

Laporan kontributor Tribunnews.com, Andre Kirwel

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Brigadir satu polisi Sumar Yasin masih berada di ruangan ICU Rumah Sakit Umum Daerah Jayapura. Kondisi korban penembakan Puncak Jaya, Mulia pada hari Jumat 24 Juni ini yang dilakukan oleh lima warga sipil bersenjata ini, makin kritis.

Menurut dokter Donald Aronggear SpB, yang kemarin melakukan operasi terhadap korban mengakui ada infeksi pada bagian kepala korban akibat serpihan peluru yang masih harus dilakukan tahap kedua, dengan mengsken bagian kepala korban.

Menurut Aronggear, semestinya terhadap korban sudah harus dilakukan tindakan medis saat tiba di Jayapura siang hari kemarin, namun sampai sore hari baru dilakukan operasi hingga mengakibatkan adanya infeksi pada bagian kepala korban.

Sementara itu didalam ruang ICU, kondisi korban Brigtu polisi Sumar Yasin, masih belum ada perubahan. Hal tersebut dikatakan Kepala ruangan ICU rumah sakit umum daerah dokter Diah Widyanti. Pihaknya masih tetap berusaha untuk membantu penyembuhan korban yang masih belum sadar hingga siang ini.

Di luar ruangan ICU nampak pihak keluarga korban serta istri Brigadir satu polisi, Sumar Yasin yang masih menunggu di depan ruangan. Mereka masih berdiam diri dan belum mau dikonfirmasi para wartawan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini