News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Gempa Singkil

Menko Kesra juga akan Berkunjung ke Subulussalam

Editor: Harismanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Khalidin
TRIBUNNEWS.COM, SUBULUSSALAM – Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono yang melakukan kunjungan ke lokasi korban gempa Singkil, hari ini, Jumat (9/9/2011) dipastikan ke Subulussalam. Kepastian itu disampaikan Wali Kota Subulussalam Merah Sakti yang dikonfirmasi Serambinews.com.

Menko yang dijadwalkan tiba di Medan dan selanjutnya terbang ke Bandara Syekh Hamzah Fansury bukan Syekh Abdurrauf seperti pemberitaan sebelumnya. "Sebelumnya memang tidak ada jadwal ke Subulussalam tapi saya minta agar menyempatkan waktunya dan disanggupi," kata Merah Sakti.

Menko juga akan melakukan pertemuan di aula setdako Subulussalam. Sebelum ke Subulussalam, rombongan menteri juga mampir ke Rimo, Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil untuk meninjau korban kebakaran di sana. Selanjutnya melanjutkan ke Kota Subulussalam.

Usai melakukan pertemuan di Subulussalam rombongan bertolak ke Pakpak Bharat dan Dairi, Sumatera Utara yang juga terkena ekses gempa. Kompol Mirwazi, petugas posko bencana Subulussalam kepada serambi mengatakan selain menko, turut dalam rombongan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf serta sejumlah staf.

Pangdam akan diwakili Danrem 012/TU, Kolonel Inf Purnawan Windi Andaro. Begitu juga dengan Kapolda Aceh.

Seperti diketahui, gempa bumi berkekuatan 6,7 SR yang berpusat di Singkil lebih berdampak di kota Subulussalam. Selain fasilitas umum dan korban jiwa, ribuan rumah dilaporkan rusak berat dan ringan termasuk sekolah, jalan Negara, rumah sakit, masjid dan kantor pemerintahan.

Namun sejauh ini, warga yang rumahnya tidak bisa ditempati baik yang runtuh atau rusak berat mengungsi ke rumah famili atau tetangga terdekat. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini