News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Aksi Buruh Tuntut Kenaikan Upah

Polri: Tak Ada Buruh di Batam Tertembak Peluru Tajam

Penulis: Abdul Qodir
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

aksi mogok dan unjuk rasa 30 ribu buruh di Kota Batam yang menuntut implementasi dinaikkanya Upah Minimun Kota (UMK) Batam 2012 menjadi Rp 1, 9 juta atau sama dengan Kebutuhan Hidup Layak berakhir dengan kerusuhan 1 mobil dibakar massa. Batam. Kamis (23/11/2011) (KHL).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polri menyatakan tak korban dari buruh yang tertembak peluru tajam dalam aksi unjuk rasa ribuan buruh yang berujung rusuh di Batam, Kepulauan Riau, pada Kamis (24/11/2011) kemarin.

Adapun korban luka adalah korban luka terkena lemparan batu dan peluru karet.

 "(Korban peluru karet) 3 orang. Tidak ada peluru tajam," ujar Kadiv Humas Polri, Irjen (Pol) Saud Usman Nasution, di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (25/11/2011).

Lebih lanjut Saud menjelaskan, tercatat 3 orang buruh tertembak peluru karet petugas dan korban luka lemparan batu, yakni 2 petugas Satpol PP 2 orang, 3 anggota Brimob, 6 buruh, dan seorang warga sipil.

Selain itu, sedikitnya 12 mobil dan 6 pos polisi dirusak dan dibakar massa.

Polisi juga telah menetapkan dua buruh sebagai tersangka provokasi dan perusakkan kantor Walikota Batam.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini