News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Jembatan Tenggarong Ambrol

8 Mobil Masih Terjebak di Reruntuhan Jembatan Tenggarong

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Yulis Sulistyawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kapal tug boat dengan nama lambung Lautan 26 bersiap melakukan penarikan puing jembatan yang berada di dasar Sungai Mahakam Kutai Kartanegara

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hasil scanning side scan sonar yang dilakukan Tim Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi(BPPT) mengindikasikan adanya delapan mobil yang terjebak pada ambruknya Jembatan Tenggarong, Kalimantan Timur.

Berdasarkan hasil scanning side scan sonar, ada tujuh mobil yang sudah berada di luar kerangka jembatan di dasar sungai. Serta satu mobil terlihat ada di dalam kerangka jembatan.

"Pemindaian dengan multibeam echosounder masih disiapkan setup-nya dan besok pagi dioperasikan untuk memperoleh gambaran yang lebih detail.  Tim penyelam siang ini  fokus untuk mengeluarkan korban yang ada pada mobil tersebut," kata juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Rabu (30/11/2011).

Sutopo menyampaikan, hingga pukul  17:00 Wita, tim penyelam hanya berhasil mengangkat 1 jenazah dari dasar sungai. Total korban hingga saat ini 19 orang meninggal.

Pencarian dihentikan karena cuaca yang tidak bersahabat dan hujan di hulu sungai mengakibatkan  kecepatan arus bawah sungai sangat deras mencapai 2,9 knot sehingga masih menyulitkan tim penyelam untuk mengevakuasi korban yang masih di dalam mobil.

"Sehubungan dengan hal tersebut Kepala Basarnas memutuskan utk menghentikan operasi penyelaman dilanjutkan besok pagi jam 06:00 Wita dengan harapan pagi itu arus belum deras," kata Sutopo.

Sedangkan Floating Bags (balon) sebanyak 60 unit sudah siap di atas ponton di lokasi kejadian.

Kelengkapan lainnya Sutopo menjelaskan  sejak kemarin sudah siap yaitu 10 unit tugboats dan  3 unit ponton besar beserta Crane dengan semua perlengkapan yang sudah siaga apabila opsi-opsi akan dilakukan.  

Direncanakan, Kamis (1/12/2011)  pagi akan dicoba mengangkat 7 unit mobil yang berada di luar kerangka jembatan dengan Crane yang sudah siaga di atas ponton. Setelah itu, korban di dalam mobil dikeluarkan.

"Apabila korban sudah berhasil dikeluarkan, maka baru floating Bags (balon) digunakan untuk menarik kerangka jembatan ke pinggir sungai, selanjutnya sisa korban di evakuasi," tukasnya.


Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini