Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Rafan Dwinanto
TRIBUNNEWS.COM, TENGGARONG - Jembatan Tenggarong yang kini telah ambruk memiliki peran vital sebagai salah satu urat nadi transportasi di Kaltim.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar mencatat, Lintas Harian Rata-rata (LHR) kendaraan yang melintas di Jembatan Tenggarong sebanyak 600 kendaraan perjam.
"LHRnya 600 perjam. Tapi itu tidak mesti kendaraan yang dari Tenggarong ke Samarinda, tapi termasuk lalu-lalang warga dari Tenggarong ke Tenggarong Seberang, atau Kubar ke Samarinda dan sebagainya," jelas Kadishub Kukar, Otoy Usman. (*)
Baca tanpa iklan