TRIBUNNEWS.COM, BANDAR LAMPUNG— Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, optimistis perjanjian damai antarwarga yang bertikai di Sidomulyo akan bertahan.
Jumat (27/1/2012) sejumlah tokoh adat, pemuka agama, dan perwakilan warga dari kedua pihak yang bertikai, yaitu warga keturunan Bali di Desa Sidowaluyo dengan warga Desa Kota Dalam, Sidomulyo, sepakat berdamai.
”Pertemuan kemarin kan banyak diikuti warga arus bawah, bukan hanya tokoh saja. Memang sempat panas juga, tetapi itu bagus karena emosi sudah ditumpahkan,” tutur Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Sutono, Sabtu (28/1/2012), di Bandar Lampung.
Perjanjian damai juga pernah dilakukan semalam sebelum kerusuhan terjadi pada Selasa (24/1/2012) sehingga sempat muncul pesimisme perdamaian tidak akan berlangsung lama. ”Kami sudah minta perjanjian damai juga disebarluaskan kepada warga masing-masing pihak sehingga itu bisa dipahami oleh mereka,” tutur Sutono. (*)
Baca tanpa iklan