News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Rumah Sederhana Orang Tua Anas Urbaningrum

Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Hj Sriati, ibunda Anas Urbaningrum

Laporan Wartawan Surya, Imam Taufik

TRIBUNNEWS.COM, BLITAR -  Wartawan Surya, pada Rabu (1/2/2012) sempat mendatangi kediaman orang tua Anas Urbaningrum yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat. Rumah yang saat ini ditempati oleh ibu Anas di Blitar terbilang sederhana. Di depan rumah itu juga berdiri Musala Darunnajah, tempat warga dusun biasa salat berjemaah.

Rumah itu kini ditinggali ibu dan adiknya, Kholis Fikri. Tidak ada yang istimewa pada rumah tersebut jika dibandingkan dengan rumah-rumah di kampung tersebut. Ukurannya sekitar 100 meter persegi. Kalaupun ada yang sedikit mencolok, itu adalah dindingnya. Sebagian dinding itu dilapisi keramik warna kuning hasil renovasi beberapa tahun lalu.

Anas Urbaningrum merupakan anak kedua dari empat bersaudara pasangan Sriati dan almarhum Habib Mughni. Tiga saudara Anas semua laki-laki. Kakak Anas adalah Agus Nasirudin yang kini menjabat sekretaris Desa Ngaglik. Kedua adik Anas adalah Anna Lutfi (wakil ketua DPW PAN Jatim dan anggota DPRD Jawa Timur) serta Kholisul Fikri (PNS di sekretariat DPRD Kabupaten Blitar).

Ayah Anas, Habib Mughni, semasa hidup adalah guru agama di MTs Al Kamal, Kunir, Kecamatan Wonodadi, Blitar.

Anas menempuh pendidikan SD hingga SMA di Blitar. Setelah tamat SMA, Anas meneruskan pendidikan di Universitas Airlangga Surabaya, fakultas ilmu sosial dan politik. Sejak saat itulah, karier politiknya dirintis. Dia menjadi ketua umum pengurus besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), kemudian anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan kini ketua umum DPP Partai Demokrat.

Untuk memenuhi kebutuhan hidup, Sriati memilih mengandalkan hasil panen sawahnya dan uang pensiun suaminya daripada bergantung kepada anak-anak. Meskipun anak-anaknya sudah sukses, baik karier maupun pekerjaan.

Kapan terakhir ketemu Anas? Sriati mengaku saat musim liburan sekolah akhir Desember 2011 lalu. Anas pulang sendirian dan tanpa pemberitahuan sebelumnya, mendadak sudah tiba di rumah. Namun, ia tak ngomong apa-apa, hanya pamitan kalau mau umrah sekeluarga saja.

“Dia itu kalau ke mana-mana, terutama bepergian ke luar negeri, pasti pamitan saya. Kalau tak bisa pulang ya cukup telepon. Tapi yang sering menelepon atau memamitkan ke saya justru istrinya. Sebagai orangtua, ya saya hanya bisa mendoakan agar hati-hati supaya tak ada masalah,” ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini