News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Turis Asing Terpukau Cap Go Meh

Editor: Romualdus Pius
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Seorang tatung (manusia yang dirasuki roh) mendemonstrasikan kemampuannya yang kebal terhadap senjata tajam, dalam Festival Cap Go Meh Singkawang, di Museum Fathillah, Jakarta, Senin (6/2/2012). Cap Go Meh sendiri adalah rangkaian perayaan tahun baru Imlek, yang biasa dilakukan oleh suku Tionghoa di Indonesia. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Steven Greatness

TRIBUNNEWS.COM,SINGKAWANG - Wisatawan yang menyaksikan Festival Cap Go Meh 2012 menyatakan terkesan dengan pertunjukan atraksi tatung di Kota Singkawang, Senin (6/2/2012).

Beberapa wisatawan yang ditemui Tribun mengaku atraksi tatung Singkawang sangat memukau dan tidak ada duanya di tempat lain, bahkan di negara manapun.

Wisatawan asal Australia, Robert mengatakan, atraksi yang ditunjukan para tatung sangat menarik untuk dipertontonkan dan belum ditemukan di tempat lain.

"Pertunjukan tatung di Singkawang asyik dan menarik sekali. Saya menilai festival ini sangat bagus dan harus dipertahankan serta dipromosi lebih gencar lagi," ujarnya.

Menurut Robert, atraksi tatung hanya ada di Indonesia dan pusatnya ada di Kota Singkawang yang terkenal dengan kota seribu kuil dan mayoritas Tionghoa ini.

Wisatawan asal China, Lau Ming Yu, menyatakan dia bersama keluarganya sengaja datang ke Indonesia hanya ingin menyaksikan atraksi tatung pada Festival Cap Go Meh di Singkawang.

Ia menambahkan, meski di China banyak klenteng dan tatung tapi sangat berbeda dengan tradisi di sini. "Tatung di Indonesia tepatnya Singkawang tidak ada duanya, meski di China banyak klenteng/kuil tapi atraksi tatung seperti ini hampir tidak ditemukan di negeri kami," bebernya.

Lau menambahkan, sangat sayang apabila perayaan Cap Go Meh tidak disaksikan, maka ia bersama keluarganya sengaja datang ke Singkawang khusus menonton Festival Cap Go Meh. Oleh sebab itu, tahun depan ia berencana akan kembali datang ke Singkawang dan mengajak serta temannya.

Hal senada dikatakan wisatawan asal Taiwan, Huang Jet Lung. "Acara ini luar biasa dan memukau untuk ditonton. Saya berharap tahun depan akan semakin menarik lagi," sarannya.

Sementara Direktur Utama Bank Negara Indonesia (BNI), Ferya Salim, mengakui sengaja datang ke Singkawang untuk menyaksikan Festival Cap Go Meh karena ingin mengetahui komunitas Singkawang.

"Saya sangat terkesan akulturasi budaya yang ada pada masyarakat Singkawang. Hal ini tercermin pada perayaan Cap Go Meh dapat mempersatukan budaya di sini. Meski pertama kali menyaksikan perhelatan ini, tapi saya kira ini bukan yang terakhir kali," ujarnya.

Menurutnya, Festival Cap Go Meh memberikan dampak dan potensi yang baik pada perekonomian Singkawang. Oleh sebab itu ia berharap acara Cap Go Meh dapat terus dilanjutkan dengan tingkat keamanan yang mendukung sehingga akan meningkatkan perekonomian.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini