Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Tarso
TRIBUNNEWS.COM, INDRALAYA - Razia yang dilaksanakan jajaran Polres Ogan Ilir (OI) di Jalintim Km 34 depan Kompleks Kantor KPUD Ogan Ilir nyaris menelan korban.
Galang, warga Kompleks Bakti Guna Kota Indralaya (OI), nyaris mencelakai Ipda Afrianto, Kanit Patwal Sat Lantas Polres OI karena berusaha menghindari razia, Kamis (9/2/2012) sore.
Informasi yang dihimpun Sripoku.com (grup Tribunnews.com), Galang, pemuda pengendara motor Yamaha V-ixion tanpa plat nomor, berboncengan dengan teman wanitanya, Riza, melaju kencang dari arah Timbangan menuju arah Pasar Indralaya.
Ketika hendak melewati Kompleks KPUD OI, ada razia gabungan Satlantas, Samapta, Reskrim dan Narkoba yang sedang razia rutin untuk menekan angka kriminalitas di wilayah hukum Polres OI.
Menyadari dirinya tidak memakai helm dan motornya tidak ada plat, Galang gugup dan berusaha menyalip kendaraan di depannya.
Petugas yang melihat gerak-gerik mencurigakan memberikan isyarat kepada Galang untuk menepi. Tetapi Galang malah tancap gas sehingga Kanit Patwal Ipda Afrianto yang memang berdiri di tengah jalan berusaha menghentikannya.
Karena berusaha menghindari polisi, Galang menyenggol Afrianto dan banting setir ke kiri hingga tersungkur ke sisi jalan. Tak ayal mereka jatuh dan menderita luka-luka lecet.
Sementara Afrianto meringis menahan sakit di batang hidungnya yang kena sikut stang motor Galang.
Petugas langsung mengamankan Galang dan berusaha memberikan pertolongan kepada Afrianto, tetapi lukanya tidak begitu parah.
Riza, teman wanita Galang mengaku tidak tahu kenapa Galang nekat ngebut dan menerobos razia sampai menabrak polisi.
Menurutnya, mereka dari Timbangan hendak pulang ke rumah di Bhakti Guna.
Sementara Galang yang sempat digeledah polisi tidak ditemukan barang yang mencurigakan dia memohon agar tidak ditilang.
Kapolres OI, AKBP Deni Dharmapala melalui Kasubag Humas Polres OI, Iptu Hermawansyah didampingi Kasat Reskrim AKP Yuskar Efendi mengatakan razia rutin dilakukan untuk menekan angka kecelakaan kriminalitas dan narkoba.
"Sasarannya pembawa sajam, narkoba dan pelanggar lalulintas," tegasnya.
Baca tanpa iklan