News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Siswa TK Ditabrak Mobil

Ayah Guru Penabrak 17 Anak TK Minta Maaf

Editor: Prawira
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Mariani guru yang mengemudikan mobil Toyota Avanza silver BK 1272 VQ menutup muka saat diamankan usai menabrak 17 orang muridnya yang sedang berolahraga di Perguruan Buddhis Bodhicitta, Jumat (2/3/2012). (Repro CCTV/Perguruan Buddhis Bodhicitta)

TRIBUNNEWS.COM - MATA Awi bengkak dan wajahnya lesu saat tiba di ruang Kanit Laka Sat Lantas Polresta Medan untuk menjenguk anaknya Marini, Jumat (2/3).

Marini diamankan di Sat Lantas karena menabrak 17 siswa dan seorang guru TK TK Perguruan Buddhis Boddhicita di Jalan Selam I, Kelurahan Tegal Sari Mandala II, Kecamatan Medan Denai, kemarin pagi.

Lelaki yang bekerja sebagai tekong kapal ikan di Tanjungbalai ini pun menyampaikan permohonan maaf atas nama anak dan keluarganya. "Kami sangat mohon maaf kepada keluarga korban. Semoga saja semuanya sehat-sehat dan selamat. Kata anak saya dia nggak sengaja," ujarnya dengan wajah memelas.

Awi yang mengenakan kaus cokelat dan celana keper dipadu dengan sendal, mengaku mengetahui peristiwa tersebut dari anaknya yang menelponnya kemarin siang. Tapi, karena masih berada di Tanjungbalai, ia pun meminta sahabatnya Ardi Tan untuk melihat kondisi anaknya.

"Saya naik kereta api tadi ke Medan," ujarnya. Saat mendapat kabar tersebut ia dan istrinya langsung menangis. "Jangankan istri saya, saya pun menangis," katanya. Ia mengaku sebelum kejadian, mendapat telepon dari anaknya permisi berangkat kerja.

Sebelumnya, Ardi Tan mengatakan, Marini sudah bekerja di sekolah Budhicitta dua tahun. "Pertama dia sebagai kasir di sana, baru satu tahun dia menjadi guru," katanya.

Ia menambahkan, berdasar cerita orangtua Marini kepadanya, Marini baru memiliki mobil Avanza tersebut pada September 2011. "Saat itulah dia mulai belajar mengendarai mobil. Jadi, ya sudah cukup lama," katanya.

Ardi Tan menambahkan, sebelum kejadian Marini permisi pulang kepada kepala sekolah TK, karena tidak enak badan. "Jadi dia memang sedang lemah. Ia cerita tadi kepada saya. Dia sangat terkejut dan syok melihat kejadian itu. Makanya dia pingsan. Ia juga mengaku tidak sengaja, karena panik, makanya mobil itu jadi mundur dan maju lagi menabrak siswanya," ujarnya menceritakan pengakuan Marini.(fer/ari)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini