Laporan Wartawan Tribun Manado
TRIBUNNEWS.COM, MANADO - AK alias Aldi si pembobol ATM berhasil diringkus oleh polisi di rumah kos pacarnya. Setelah sekitar 20 jam berhasil melarikan sejumlah uang, remaja 19 tahun tersebut dicokok kos-kosan pacarnya di Kelurahan Sindulang Satu, Kecamatan Tuminting, Kota Manado, Sabtu (17/3/2012) sekitar pukul 20.00 WITA.
Kepada penyidik Aldi mengaku melakukan aksinya seorang diri, menggunakan linggis dan pedang untuk mencongkel pintu ATM dan mengeluarkan brankas ATM.
Dia mengenakan jaket dan helm warna biru agar tak terkenali oleh kamera CCTV. Dia juga menggunakan tas kresek untuk menutupi wajah dan tangannya. Ini agar sidik jarinya tidak ditemukan.
Informasi yang di himpun Tribun Manado menyebutkan, penangkapan tersangka berjalan lancar karena tersangka tidak berkutik saat dibekuk oleh Tim Resmob.
Kasat Reskrim Polresta Manado, Kompol Nanang Nugroho saat ditemui mengatakan, sampai saat ini tersangka mengaku melakukan aksinya sendiri. "Kami masih akan mengembangkan, termasuk apa ada keterkaitan dengan jaringan pembobol ATM lainnya termasuk juga keberadaan Avanza warna merah (yang juga dicurigai digunakan komplotan pembobol ATM) pada malam itu," kata Nanang.
Seperti diwartakan, pada Sabtu (10/3/2012) pekan lalu, terjadi pembobolan ATM BNI di Jalan Marthadinata Kelurahan Dendengan Luar dan ATM BNI di Jalan BW Lapian, depan Manado English Conversation School (MECS) di Kelurahan Tikala Kumaraka.
Pembobolan ini menggunakan teknik khusus dengan menipu nasabah. Tiga tersangka ditangkap, dan satu tersangka lagi berhasil kabur.
Baca tanpa iklan