News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tahun Ini Depok Kirim 10 KK Bertransmigrasi ke Kalbar

Penulis: Bahri Kurniawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Rumah transmigran

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat mengadakan program transmigrasi bagi warganya, yang berniat mencari penghidupan yang lebih baik, dengan menjadi transmigran.

"Kalau klasifikasi mereka bagus dan diterima di perusahaan, itu tentu bagus. Tapi, jika tidak (memenuhi klasifikasi), kami beri pelatihan agar mereka bisa buka usaha. Kalau umur sudah agak lebih dan dia ingin mencari penghidupan yang lebih baik untuk keluarganya, kami berikan kesempatan untuk ikut program transmigrasi," ujar Kepala Seksi Perluasan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans Kota Depok Isye Widayati, Kamis (3/5/2012).

Tahun ini, lanjut Isye, pihaknya menyediakan kuota untuk 10 KK, bagi penduduk Kota Depok yang berminat menjadi peserta transmigrasi.

"Tahun ini Depok mengirimkan 10 KK untuk program transmigrasi ke Kabupaten Kayong Utara (KKU), Kalimantan Barat. Kami sudah infokan ke kelurahan-kelurahan. Ini khusus untuk warga Depok," imbuh Isye.

Menurutnya, saat ini sudah ada sekitar 20 lebih KK yang mendaftar, nantinya dipilih yang paling memerlukan dan paling memenuhi kriteria.

"Kriterianya harus sudah berkeluarga dan dibuktikan dengan surat nikah, memiliki KTP Depok, berumur 18-50 tahun, berbadan sehat, nanti dites juga kesanggupan mereka. Karena nanti di sana diarahkan untuk pertanian, jadi diutamakan yang mau bertani dan mau kerja keras," jelas Isye.

Para transmigran akan diberikan lahan dan rumah. Isye juga mengatakan, proses pendaftaran untuk menjadi calon peserta transmigrasi tidak dipungut biaya alias gratis.

"Sudah dimulai dari sekarang, kemungkinan pemberangkatan sekitar Oktober-November," cetus Isye.

Jumlah pengangguran di Kota Depok berdasarkan data statistik, sekitarĀ  65 ribu orang. Namun, data pencari kerja yang diterima Disnakertrans pada tahun lalu sekitar 4.800 orang. (*)


Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini