News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Musa Dipergoki Angkut BBM ke Bonerate

Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi

Laporan Wartawan Pos Kupang, Eugenius Moa

TRIBUNNEWS.COM, RUTENG--Harga solar dan premium yang lebih mahal di Bonerate, Sulawesi, mendorong Musa Safan S (31) melakukan tindakan nekad melanggar ketentuan perundang-undangan peredaran minyak dan gas  bumi (Migas).  Hari Senin (21/5/2012) pukul 23.30 Wita, Musa mengangkut 700 liter bahan bakar minyak (BBM) dari Reo ke Bonerate dan kepergok anggota polisi yang  melakukan patroli.

"Dia ditangkap ketika memuat BBM ke dalam perahu motor yang  ditambatkan  di Kali Gongger. Pelaku dan barang bukti kemudian diamankan anggota ke Mapolsek Reo," kata Kapolres Manggarai, AKBP Pontjo Soediantoko, S.IK, melalui  Kapolsek Reo, Ipda Hairul Hidayat, kepada Pos Kupang, Selasa malam (22/5/2012).

Pelaku yang telah memiliki istri asal Reo dan sehari-hari bekerja sebagai nelayan  berdomisili  di lingkungan Bari,  Kelurahan Reo, Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai. Dia  tak mampu  memperlihatkan dokumen  apapun sebagai penampung atau pengecer BBM kepada polisi yang memergorkinya. Kini, dia  telah menjadi tersangka dan menginap di ruang tahanan Mapolsek Reo untuk diproses secara hukum.

Hairul menjelaskan, BBM yang  diamankan meliputi 400 liter solar yang dikemas di dalam  20 jerigen ukuran 20 liter dan  300 liter premium diisi  di dalam 15 jerigen ukuran 20 liter. Semua BBM itu, diakui Musa, akan dijual ke Bonerate.

"Dia mengakui bahwa harga BBM di Bonerate lebih mahal.  BBM  ini dibelinya dari pengecer di Reo kemudian dikumpulkan sampai mencapai jumlah  yang banyak dibawa ke Bonerate. Sebagai nelayan, dia  sering melaut pergi  pulang dari Reo ke Bonerate," kata Hairul.

Kepada polisi, Musa mengaku sudah sering membawa BBM dari Reo ke Bonerate.  BBM itu  ada yang dijual kepada sesama nelayan dan warga di sana, dan juga ditukar dengan ikan kering. Ikan  tersebut kemungkinan dijual kembali ke  pasar. *
 

Baca juga:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini