News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

RUU Keistimewaan Yogyakarta

SBY di Gedung Agung Jogja, Massa Bakar Menyan

Editor: Dahlan Dahi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Seorang mahasiswa membakar karikatur bergambar Presiden SBY saat melakukan aksi demo menolak kenaikan SBY di depan Kantor DPRD Kota Balikpapan, Selasa (20/3). Ratusan mahasiswa dari berbagai elemen yang tergabung dalam Gerakan Anti SBY (GAS) melakukan aksi menuntut menolak kenaikan BBM dan Presiden SBY turun dari jabatannya. (TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN)

Laporan Reporter Tribun Jogja, Yopseh Hary W

TRIBUNNEWS.COM, YOGYA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Jumat (25/5/2012), melakukan serangkaian kegiatan dalam kunjungan ke Jogjakarta.

Sejumlah elemen masyarakat menolak kehadiran SBY di daerah istimewa itu. Penolakan itu antara lain dari Sekretariat Bersama Keistimewaan Yogyakarta dan Gerakan Mahasiswa Pembebasan.

Mereka menunjukkan penolakannya itu dengan menggelar aksi demo. Mulai dari DPRD Provinsi DIY, massa bergerak menuju depan Gedung Agung. Selain itu, massa terutama para mahasiswa berorasi di perempatan Kantor Pos Besar atau titik nol. Aksi itu berjalan damai dalam pengawalan ketat polisi.

Ketua Sekber Keistimewaan DIY, Widhihasto Wasana Putra yang memimpin kelompoknya bahkan menegaskan, aksi unjukrasa dipastikan tanpa kekerasan atau perbuatan anarkis. Mereka sejak di DPRD telah menyuarakan aspirasi penolakan terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan menuntut penetapan keistimewaan Yogyakarta.

Sekitar pukul 16.00, massa tiba di depan Gedung Agung, di mana SBY sedang menggelar acara di dalamnya. Di depan gerbang gedung itu, massa dengan busana khas jawa berdiri merentangkan spanduk tuntutan penetapan keistimewaan. Ritual membakar menyan dan tabur bunga pun dilakukan, disusul doa bersama. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini