News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Seorang Lagi Korban Badai Beutong Tewas

Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM, JEURAM - Korban tewas akibat tertimpa pohon tumbang di belantara Beutong, Kabupaten Nagan Raya bertambah menjadi tiga orang setelah Abdul Sani (40) yang sebelumnya luka berat mengembuskan napas terakhir di RSUZA Banda Aceh, Senin (28/5/2012) pagi.

Seperti diketahui, sebatang pohon besar di belantara Beutong Ateuh, Kecamatan Nagan Raya tumbang, Jumat (25/5/2012) menimpa 10 pekerja (tim survei) proyek PLTA Beutong yang sedang beristirahat di sebuah gubuk di hutan tersebut.

Dua korban tewas di tempat, yaitu Muhammad Hidayat dan Muhammad Taufik, warga Tegalsari III, Kecamatan Medan Area, Medan, Sumatera Utara. Dua lainnya luka berat, termasuk Abdul Sani, warga Desa Pante Ara, Kecamatan Beutong, Nagan Raya yang harus dirujuk ke RSUZA Banda Aceh. Akhirnya, Abdul Sani menyusul kedua rekannya menghadap Sang Khalik.

“Benar, Abdul Sani meninggal dunia ketika masih dalam perawatan tim medis di RSUZA Banda Aceh. Jenazahnya sudah dipulangkan ke kampung halamannya,” kata Kapolres Nagan Raya, AKBP Heri Heryandi kepada Serambi, Senin (28/5/2012).

Angin puting beliung kembali menghantam kawasan Aceh Utara, Senin (28/5/2012) sekitar pukul 14.00 WIB. Angin berputar itu merusak dua bangunan milik Syarifuddin Yahya (38) warga Desa Tanjong Mesjid, Kecamatan Samudera.

Menurut Syarifuddin, musibah itu terjadi ketika dia dan keluarga sedang makan siang di rumah. “Tiba-tiba terdengar deru angin yang sangat kuat. Pada detik-detik selanjutnya atap seng ruko saya copot dan terbang. Atap tersebut terempas ke tangga ruko saya yang satu lagi sehingga langsung ambruk,” kata Syarifuddin.

Catatan Serambi, sebelumnya puting beliung juga menghantam beberapa kawasan Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe. Khusus di Aceh Utara tercatat sejumlah kerusakan bangunan milik masyarakat di Kecamatan Meurah Mulia, Nibong, dan Muara Batu. Hingga kemarin masih ada rumah yang belum diperbaiki karena korban tak punya biaya.

Angin kencang disertai hujan lebat melanda Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Senin (28/5) sore. Meski tak ada korban jiwa, namun sejumlah tenda jualan warga di lokasi pasar rakyat Jalan Sentral Blangpidie bertumbangan.

Angin kencang terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Warga di pusat kota Blangpidie berlarian panik sambil menutup pintu toko. Warga yang berjualan di pasar rakyat depan Asrama Kodim 0110 Abdya juga dilanda kepanikan ketika tenda jualan mereka diterjang angin kencang.

Selain menumbangkan tenda-tenda tempat berjualan dan tiang papan reklame, badai juga memadamkan listrik ke beberapa kawasan. Listrik baru normal kembali sekitar pukul 18.10 WIB setelah angin mereda bersamaan dengan turunnya hujan.

Baca juga:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini