News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Investasi Asing Sulsel Terbesar Keempat

Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Realisasi investasi asing di Sulawesi Selatan di triwulan pertama tahun 2012 tercatat terbesar ke-4 di Indonesia. Data di Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Sulsel menyebutkan nilainya mencapai 415 juta US Dollar.

Kepala Bidang Promosi dan Penanaman Modal (BKPM) Daerah Sulsel, Sukarniaty Kondolele mengatakan, investasi asing yang masuk diantaranya bergerak di sektor perkebunan, industri mineral, perdagangan, dan jasa dengan jumlah enam proyek.

Realisasi penanaman modal asing (PMA) tersebut berdampak naiknya posisi Sulsel dari 20 besar ke 5 besar. BKPMD Sulsel optimis target yang ditetapkan sebesar 100 juta US Dollar hingga akhir tahun ini akan tercapai.

"Salah satu upaya yang ditempuh yakni mengintensifkan promosi," ujarnya.

Terkait infrastruktur yang dapat mendukung kegiatan investasi, Sukarniaty mengaku, telah terpenuhi secara maksimal. Salah satunya yakni penambahan daya listrik baru tahun ini hingga 331 mega watt yang berasal dari pembangkit listrik di Jeneponto, Poso, dan Enrekang.

Sementara untuk kondisi infrastruktur jalan, investor baru yang menanamkan modalnya di Sulsel tidak pernah mempermasalahkannya. Ia menegaskan hanya tiga hal yang selama ini dipertanyakan investor.

Diantaranya kontribusi pemerintah dalam bentuk insentif seperti penyediaan lahan, keringanan pajak, dan kemudahan pengurusan perizinan.

Sementara untuk Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) hingga triwulan pertama tahun ini realisasinya diakui baru mencapai 765 juta rupiah. Akibatnya posisi Sulsel pun turun dari 6 menjadi 10.

Meski demikian BKPMD Sulsel optimistis investasi dalam negeri kembali meningkat seiring kemudahan pengurusan izin melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

"Khusus PMDN, investasi yang masuk pada sektor peternakan, industri makanan, industri kertas, dan listrik dengan jumlah proyek sembilan," katanya.

Baca juga:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini