News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Jokowi Merasa Tak Pantas Terima Gelar Keraton

Editor: Budi Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KARTU SEHAT JAKARTA: Walikota Solo, Calon Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo yang dipanggil Jokowi, menunjukan contoh beberapa model Kartu Sehat Jakarta kepada masyarakat Kebayoran Lama dalam acara kunjungan, Sabtu (26/5/2012) yang beralamat di Jalan Masjid An Nur III, Kel Grogol Selatan, RW 01, Kec Keb Lama, Jakarta Selatan. Kepada masyarakat yang kebanyakan pedagang sayur di Pasar Kebayoran Lama, Jokowi berjanji apabila terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta akan membuatkan Kartu Jakarta Sehat yang fungsinya untuk memudahkan proses pengobatan kepada masyarakat miskin saat berada dirumah sakit maupun dipuskemas, kata Jokowi sambil menujukan contoh kartu tersebut. (TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO).

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ade Rizal

TRIBUNNEWS.COM SOLO - Wali Kota Solo, Joko Widodo mengaku sudah ditawari oleh pihak Keraton Kasunanan Surakarta gelar kebangsawanan karena dinilai telah berjasa dalam proses rekonsiliasi dua raja di keraton. Namun, pria yang akrab disapa Jokowi tersebut dengan halus menolak pemberian gelar kehormatan dari keluarga darah biru tersebut.

Meski terlibat langsung dalam proses pendamaian keluarga keraton, dirinya merasa belum punya jasa yang besar kepada keraton. Karena itulah, dirinya merasa tidak cukup pantas menerima gelar kehormatan dari Raja Sinuhun Paku Buwono XIII. "Yang diberi itu yang punya jasa saja. Dengan konsep mendamaikan dua pihak dianggap berjasa, tapi saya merasa belum berjasa," katanya kepada wartawan di Balai Kota Solo, Selasa (12/06/2012).

Menurut dia, dirinya hanya melaksanakan tugas dari kementerian untuk mengawal proses perdamaian keluarga Keraton Kasunanan Surakarta. Karena itulah, dirinya sebagai pribadi tidak berjasa dalam proses rekonsiliasi di keraton. "Saya melaksanakan tugas selaku pemerintah. Sudah tugasnya pemerintah untuk melestarikan heritage. Jadi ini bukan jasa perorangan," ujarnya.

Jokowi juga membenarkan bahwa empat menteri yang terlibat dalam proses rekonsiliasi tersebut juga akan mendapat kekancingan dari keraton. Selain itu, Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo juga masuk dalam daftar calon penerima gelar kehormatan dari keraton. Meski demikian, dirinya akan tetap hadir saat acara Jumenengan PBXIII pada 15 Juni 2012 mendatang. "Ya kalau waktu saya luang, saya dan muspida akan datang," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini