News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

AKLI Turunkan Biaya Pemasangan Instalasi Listrik

Editor: Budi Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ilustrasi

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru

TRIBUNNEWS.COM NUNUKAN- Kontraktor Listrik dan Mekanikal Indonesia (AKLI) berjanji akan menurunkan biaya pemasangan instalasi listrik sesuai dengan permintaan masayarakat di Nunukan.

Sekretaris DPC AKLI Kabupaten Berau Erwin mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan AKLI Perwakilan Nunukan untuk menghapus biaya pengecekan dan biaya perbaikan sebesar Rp600.000. Namun ada penambahan biaya per titik, di mana pada awalnya sebesar Rp175.000 menjadi Rp250.000.

“Itu kan ada titik instalasi, ada titik lampu, stop kontak dan skringnya dan gambar jaminan instalasi. Ini mamang baku. Untuk gambar jaminan instalasi ini memang wajib, setiap instalasi wajib memiliki gambar. Itu memang standar, persyaratan umum instalasi listrik,” ujar Erwin.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Pancasila Jiwaku Mansyur Rincing mengatakan, harga tersebut sama saja tidak menunjukkan adanya perubahan sama sekali, melainkan hanya permainan di harga per titik.

Erwin mengatakan, perubahan tersebut bukan menjadi acuan bagi AKLI untuk menerapkannya di masyarakat. Namun ia menekankan, acuan tersebut hanya standar tertinggi yang dapat digunakan AKLI yang menetapkan satu titik sebesar Rp250.000. Selanjutnya masyarakat dapat membicarakan ulang harga tersebut dengan instalatur.

Sebelumnya Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Nunukan mendesak para instalatur listrik di Nunukan agar menurunkan biaya pemasangan instalasi listrik.

Biaya pemasangan instalasi listrik di Nunukan berkisar antara Rp2.500.000 hingga Rp3.500.000. Persoalan ini pula yang kemudian diselidiki Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) karena diduga ada kartel listrik di Nunukan.

Terkait Berita Regional  :

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini