News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Batman Tebas Tujuh Penumpang KM Madani

Editor: Budi Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi pria berkampak

TRIBUNNEWS.COM PAREPARE, - Seorang lelaki bersenjata kapak tiba-tiba mengamuk dan menyerang sejumlah penumpang KM Madani, yang hendak berlabuh di Pelabuhan Nusantara, Kota Parepare, Selasa (3/7/2012) sore. Tujuh penumpang menjadi korban tebasan kapal pelaku.

Aksi pelaku yang diketahui bernama Batman S, warga Kelurahan Sambutan, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, dilumpuhkan oleh seorang petugas keamanan kapal bernama Nanang. Sejumlah penumpang kemudian menghajar Batman yang sudah terkapar.

Ketujuh penumpang yang terluka langsung dilarikan ke Rumah Sakit Fatimah, Parepare. Sementara Batman dibawa ke RSUD A Makkasau untuk mendapatkan perawatan intensif karena yang bersangkutan terluka parah.

Menurut sejumlah saksi mata, awalnya Batman mengamuk di ruang lesehan. Tujuh orang terkena sabetan kapak yang dibawanya. "Pelaku saya lumpuhkan dengan menggunakan besi," ujar Nanang.

Kedua tangan dan badan Batman, diikat dengan meggunakan tali berwarna biru, sedangkan pada kaki korban diikat menggunakan tali plastic putih.

Ditemui di RS Fatimah, korban bernama Gallong (40) mengaku tidak menyangka tiba-tiba diserang orang di atas kapal. "Saat itu saya lihat pelaku, mirip orang sehat, tapi anehnya kenapa tiba-tiba mengamuk menggunakan kapak dan menghantamkan ke kepala saya. " tuturnya.

Sementara itu, Menurut Kapolsek Pelabuhan Nusantara (KPN) AKP Sudarno, pihaknya belum bisa meminta keterangan dari korban maupun pelaku, karena mereka masih dirawat di rumah sakit. Dugaan sementara pihak Polsek KPN, pelaku mengalami stres.

"Ada tujuh korban, lima luka ringan dan dua orang luka parah, salah satunya anak berumur 5 tahun bernama Muh Sajid Hakim," ujar AKP Sudarno.

Polisi, masih meminta keteragan dari sejumlah penumpang kapal dan awak kapal, "Kita masih sebatas, mengambil keterangan dari sejumlah penumpang, dan petugas keamanan kapal, Kami masih terus melakukan pendalaman, dan menunggu korban dan pelaku siuman untuk dimintai keterangan," katanya.

Berita Terkait  :

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini