Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Azhari Syamsuddin
TRIBUNNEWS.COM, BLANGPIDIE - Kepala Desa (Kades) Alue Jeurejak, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Musliadi yang dikeroyok sejumlah warga di Desa Persiapan Cot Seumantok, Selasa (3/7/2012) sore, saat ini masih dirawat intensif di RSUD Abdya.
Seorang saksi yang ditanyai Serambinews.com (Tribun Network) mengaku kejadian sekitar pukul 18.15 WIB itu, dia diajak korban (Musliadi, red) ke rumah Muhammad Nasir di Desa Persiapan Cot Semantok--sekitar 30 meter dari Desa Alue Jeurujak.
Tujuan mereka untuk memastikan apakah SMS yang masuk di HP korban yang dikirim dua kali ke ponsel (HP Saifun, warga Desa Alue Jeurjak) benar dari Muhammad Nasir sebagai pengirim.
Disebutkan, pesan singkat (SMS) itu tertulis, "Kateken kontrak ngon ayah kah beuh, keuchik Mus, Nyo KPA". “Nyan ayah kah kabasoe ngon batoek ta peuubat ngon peng Fakhruddin beuh”. (Kamu teken kontrak dengan ayah kamu, Keuchik Mus, Ini KPA. "Itu ayah kamu sudah penyakit basoe, kamu obati dengan uang Fakhruddin."
Namun setelah ditanyakan kepada Muhammad Nasir, dia mengakui tidak pernah mengirimkan SMS tersebut kepada korban. Pertengkaran mulut tak dapat dielakkan, sehingga berujung adu fisik.
Baca Juga:
- 3 Maskapai di Bandara Hasanuddin Tambah Penerbangan
- Penerima Raskin di Bone Melonjak 87 Persen
- Pembagian e-KTP di Medan Dilakukan Besok
- Tani Pendemo Memasak di Depan Kantor Bupati Deliserdang
Baca tanpa iklan