News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Diusir Sekolah Setelah Beli Seragam

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM,SURABAYA- Malang nasib yang dialami Raditya Ahmad Nugraha. Bocah 12 tahun itu harus menanggung dampak dari kebijakan pembatasan bagi siswa luar Surabaya yang diambil Dinas Pendidikan (Dindik) Surabaya.

Raditya terlempar dari SMP Negeri 13 di detik-detik akhir sebelum dia bisa menuntut ilmu di sekolah itu.

Alasannya, Raditya baru masuk sebagai warga Surabaya pada April lalu.

"Dia masuk ke KK pakdenya yang beralamat di Jalan Ngagel Tirto II. Sebelumnya, adik saya itu tinggal di Wisma Tropodo, Sidoarjo," tukas Agil Wijanarko (27), kerabat Raditya, Kamis (5/7/2012).

Yang membuat keluarga jengkel, Raditya 'diusir' dari sekolah saat sudah membeli semua keperluan sekolah. "Raditya lolos seleksi administrasi, baik KK maupun ijazah SD. Semuanya tidak ada masalah. Dia diterima di sekolah itu. Nilai akhir adik saya 25,30 sedangkan terendah 25,10," ujarnya.

Namun, mimpi bocah yatim itu pupus. Selasa (3/7/2012) lalu, Raditya dan keluarganya dipanggil pihak sekolah. Saat itulah Raditya dinyatakan ditolak lantaran masuk ke KK warga Surabaya setelah 1 Januari 2012. "Apakah karena itu? Kanapa sekolah baru menolak setelah adik saya diterima? Kenapa tidak dari pertama? Yang masukkan data di PPDB online itu orang sekolah sendiri lho," ujarnya geram.

Hari ini, dia sudah mendatangi Kantor Dindik Surabaya. Di sana, kelurga Raditya diarahkan ke Sekolah sebagai pihak yang bertanggungjawab. Namun, sekolah kembali melimpahkan masalah ini ke Dindik. "Kami sudah keluar Rp 600.000 untuk beli seragam dan buku. Tapi kami diusir begitu saja dari sekolah," pungkasnya.

Agil khawatir dengan kondisi psikologis Raditya. Sejak ditolak bersekolah di SMP impiannya itu, lulusan SD Negeri Margorejo I tersebut murung. Bahkan, Raditya enggan bersekolah. Bocah lugu ini tidak mengerti permainan kebijakan yang diambil para pemangku jabatan di Surabaya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini