News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pengusiran Pendemo dianggap Biadab

Editor: Budi Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUNNEWS.COM LUBUK PAKAM-  Menanggapi sikap Anggota DPRD Deliserdang, M. Ramli Fraksi Demokrat yang mengusir petani saat demo, Dosen  Ilmu Politik USU,  Ahmad Taufan Damanik menyayangkan sikap wakil rakyat seperti itu. Ia menganggap hal itu tidak pantas   dilakukan oleh orang yang dipilih oleh rakyat dan digaji untuk rakyat,

Jabatan sebagai anggota dewan tidak bisa dipisah pisahkan saat dimanapun. Selain itu
pengusiran terhadap pendemo juga tidak boleh dilakukan apalagi pendemo tidak
melakukan perbuatan anarkis.

“ Saya rasa fraksinya harus bisa menindak tegas anggota dewan seperti itu, malu seharusnya  jika dikatakan  dia masa pendukung, dia pejabat terhormat  mengapa seperti itu, dia dipilih rakyat, yang gaji dia juga rakyat seharusnya dia yang menampung
aspirasi mereka, selain Fraksi Badan kehormatan juga sudah bisa memberikan
sanksi yang tegas kepada dewan seperti itu, malu kita kok bisa pula dia musuh
rakyat”ujar Taufan, Selasa, (10/7/2012)

Taufan menambahkan jika negara ini sudah demokrasi sehingga bebas menyampaikan
aspirasi, pengusiran yang dilakukan dianggap biadap. “ kok bisa pula ada
pengusiran, itu biadap namanya, negara ini sudah seperti kezaman orde baru,
Bupati dan Dewan ini jadinya tidak demokratis, terima dong. Apalagi Bupatinya
mau Mencalonkan jadi Gubernur, kok bisa seperti ini"Katanya.

Berita Terkait :

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini