News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Massa Blokir Jalan Setelah Polisi Tembak Warga Rejang Lebong

Penulis: Adi Suhendi
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polisi terpaksa menembak warga yang melakukan penghadangan terhadap bus PO Doa dini hari tadi sekitar pukul 02.30 WIB di jalan Trans Sumatera Selatan-Bengkulu, tepatnya di Kecamatan Binduriang, Kabupaten Rejang Lebong.

Menurut Kepala Bagian Penerangan Umum Polri, Kombes Pol Agus Rianto kejadian bermula ketika sekitar 30 orang warga menghadang bis dari PO Doa yang mengangkut penumpang. Bahkan bukan hanya menghadang, mereka pun merampas barang-barang milik penumpangnya.

"Mendapat laporan, polisi datang ke lokasi yang di pimpin langsung Kapolres Lejang Lebong yang bekerjasama dengan unit reskrim di Polda," ucap Agus di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (12/7/2012).

Polisi pun memberikan tembakan peringatan untuk membubarkan orang-orang yang melakukan penghadang terhadap bus tersebut karena dianggap berbahaya lantaran membawa sejumlah senjata tajam.

Namun, tembakan polisi tidak dihiraukan sampai akhirnya polisi menembakan pelurunya ke arah orang-orang yang melakukan penghadangan. "Akibatnya mengenai salah satu warga sampai meninggal dunia," ucap Agus.

Tetapi, rupanya warga setempat tidak terima dengan langkah polisi yang melakukan penembakanm Warga pun melakukan pemblokiran jalan yang menghubungkan Bengkulu dan Sumatera Selatan tersebut.

"Dari kejadian tersebut masyarakat sekitar tidak senang dan melakuakn pemblokiran jalan, sampai sekarang belum ada penarikan orang dari lokasi tersebut," ungkapnya.

Jelas Agus, penembakan tersebut sudah sesuai dengan prosedur karena situasi sudah mengancam. Orang-orang yang melakukan pemblokiran bukan saja membawa senjata tajam, tetapi juka membawa bom molotov.

"Untuk menghindari korban dari penumppang bis tersebut, Polisi memberikan tembakan peringatan sebelum menembak," ujarnya.

Klik Juga:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini