News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Jelang Ramadan, Harga Elpiji Terus Meroket

Editor: Widiyabuana Slay
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Seorang sedang mengangkut Elpiji 3 Kg untuk dijual kepasaran pada operasi pasar gas elpiji 3 kg yang dilakukan oleh Pertamina gas domenstik (Gasdom) di rumah susun 26 Ilir Palembang,Selasa (10/7/2012).Dalam operasi gas elpiji ini diadakan di lima titik kota Palembang yaitu Bukit kecil,Gandus,Kertapati,Plaju,Ilir timur II.(Tribun Sumsel/Abriansyah Liberto)

Laporan Wartawan Tribun Lampung, Dedi Sutomo

TRIBUNNEWS.COM - Menjelang memasuki bulan puasa ramadan tahun ini, harga gas LPG untuk ukurang 3 kilogram di sebagian besar wilayah Kabupaten Lampung Selatan terus merangkak naik. Saat ini harga gas LPG ukurang 3 kilogram di ibu kota Kabupaten Lampung Selatan, Kalianda dan sekitarnya menembus harga Rp.20.000 pertabung.

Seperti yang diungkapkan oleh Astuti,seorang ibu rumah tangga di Kalianda kepada Tribunlampung, Minggu (15/7/2012). Ia mengatakan dalam empat hari terakhir ia membeli gas LPG ukuran 3 kilogram di tingkat pengecer yang tidak jauh dari tempat tinggalnya seharga Rp.20.000 pertabung. Padahal, lanjutnya, sekitar satu pekan lalu ia masih membeli gas LPG seharga Rp.17.500 pertabung.

"Belum lagi masuk bulan puasa harga gas LPG sudah naik. Apalagi nanti sewaktu masuk bulan puasa," ungkapnya mengeluh.

Dikatakannya, dengan kenaikan harga LPG saat ini ia sangat sulit untuk mengatur keuangan dapur rumah tangganya. Pasalnya, imbuhnya, ia selalu membeli gas LPG minimal dalam empat hari. Dengan kenaikan harga saat ini yang mencapai Rp4.000 per tabung dari harga normal, ia harus menyediakan tambahan uang khusus untuk LPG setiap bulannya minimal sebesar Rp.30.000.

"Apalagi sekarang harga beberapa kebutuhan pokok pun juga turut naik. Kita ibu rumah tanggalah yang dibuat pusing," tandasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini