News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Muliadi Ditembak Nazaruddin di Dada

Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Laporan Wartawan Tribun Medan, Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUNNEWS.COM, LUBUK PAKAM- Sugiarti, Adik almarhum Muliadi alias Adi Ndelo, korban penembakan mati yang dilakukan oleh seorang oknum polisi  mengatakan, Nazaruddin, polisi yang melakukan penembakan dihukum seberat beratnya. Mereka tidak rela jika sampai saat ini pelaku masih
menjalankan tugas di kepolisian.

Diceritakannya jika kejadian ini terjadi pada tanggal 23 Agustus 2011, dimana pada saat itu almarhum yang hendak pulang dari kerjaannya dipepet oleh Nazaruddin di Pasar IV Sungai Merah Tanjung Morawa.

Di sinilah Nazaruddin melakukan penembakan di samping dada korban. “Kejam kali dia, nembak badan adikku dengan pistol hingga tembus, pistolnya dilengketkan dibadannya, gak tertolong lagi dia,” ujar Sugiarti yang juga ikut menangis Senin, (16/7/2012)

Sikap Nazaruddin ini tidak diterima oleh Keluarga besar, sebab walaupun almarhum ikut dalam pencurian lembu namun antara Koban dan Pelaku pencurian sudah ada perdamaian yang ditulis
diatas kertas putih.

“Adikku ini memang waktu itu buron, tapi kan sudah ada perdamaian dengan uang 25 juta kepada pemilik lembu, tapi kenapa pula dua hari sudah ada perdamaian dia ditembak mati, kami tidak terima pokoknya, kami juga gak akan lelah minta dia di penjara,” ujar Sugiarti.

Aksi keluarga yang beralamat di Desa Naga Rejo Kecamatan Galang inipun mendapat tanggapan, tiga orang perwakilan diterima oleh Polres. Ketika di Konfirmasi Kasat Reskrim Polres Deliserdang, Anggoro Wicaksono mengatakan jika akan segera menyerahkan berkasnya ke Kejaksaan.

“Hari ini dia lagi dinas, berkasnya sudah P21 kok, besok pagi kita akan limpahkan,” ujar Anggoro.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini