TRIBUNNEWS.COM,SURABAYA- Pedagang dari kelompok Tim Pemulihan Pasca Kebakaran (TPPK)Pasar Turi wadul ke Komisi B DPRD Surabaya, Selasa (24/7). Mereka mengaku resah terkait rencana launching stan Pasar Turi yang bakal digelar pada 30 Juli mendatang.
"Ada sekitar 87 pedagang yang belum dapat stan. Separuh diantaranya malah belum diploting, belum jelas di mana mereka akan berjualan," ujar Kho Ping, Ketua TPPK Pasar Turi, Selasa (24/7/2012).
Dikatakan Kho Ping, para pedagang lama ini murni pemilik buku stan. Mereka tidak membeli karena pemilik asli. Hanya saja, saat ini mereka masih mencari dana talangan untuk membayar uang muka 20 persen.
Pedagang sempat dijanjikan diberi kredit lunak lewat BPR Jatim. Namun belum jelas jluntrungannya.
"Secara pribadi, semua hak saya di Pasar Turi sudah terpenuhi. Tapi saya ingin pedagang lain yang belum dipenuhi haknya harus segera dipenuhi. Kurang sabar apa kita ini menderita hingga 5 tahun. Mbangun pasar ngene ae kok mbulet," kecam Kho Ping.
Para pedagang ini sudah mendirikan koperasi untuk menaungi pedagang yang kesulitan dana. Namun, koperasi ini belum bisa berbuat banyak karena dana yang dijanjikan dari Kementrian Koperasi belum cair.
Pedagang meminta agar Komisi B bisa menyelesaikan masalah ini sebelum launching.
- Korban Lumpur Lapindo Akan Ngeluruk Jakarta Lagi
- PNS Bandung Barat Lagi-lagi Datang Terlambat
- Pedagang Tak Tahu Perajin Tempe dan Tahu Akan Mogok
- Mantan Bupati Subang Ogah Tanggapi Pendapat Jaksa
- Polda Jateng Siapkan Sniper dan CCTV Sambut
Baca tanpa iklan