News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

PDIP Tunggu Bibit Daftar Pilgub Jateng 2013

Editor: Budi Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tjahjo Kumolo (kiri) dan Puan Maharani.

PDIP Tunggu Bibit Daftar Pilgub Jateng 2013

Laporan Wartawan Tribun Jogja, Ikrob Didik

TRIBUNNEWS .COM, SOLO - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) incumbent Bibit Waluyo belum tentu akan diusung kembali oleh PDIP dalam Pilgub Jateng 2013 mendatang. Partai pimpinan Megawati Soekarno Putri ini akan terbuka membuka pendaftaran bagi semua kader dalam sebulan mendatang. Selanjutnya, seluruh pendaftar akan menjalani proses seleksi.

Hal ini disampaikan oleh Puan Maharani, Ketua DPP PDIP saat berkunjung ke Solo, Senin (6/8/ 2012 )malam. "Belum tentu incumbent (Bibit Waluyo) yang akan diusung. Kalau pun Pak Bibit mendaftar, tetap akan dilakukan tes kelayakan. Ini sudah mekanisme partai," kata Puan. Kemarin, PDIP mulai membuka pendaftaran bagi siapapun kader partai untuk mengambil formulir dan mengembalikan secepatnya.

"Yang saya dengar dari sejumlah media, Pak Bibit masih pikir-pikir untuk nyalon lagi. Kita menunggu saja beliau ambil formulir, termasuk jugaBu Rustriningsih (Wagub Jateng) jika ingin maju gubernur," kata Puan lagi. Jika waktu sebulan itu dianggap kurang, DPP PDIP akan menambah waktu pendaftaran hingga setengah bulan lagi.

Mengenai mekanisme, Puan melanjutkan, setelah seluruh pendaftar terkumpul akan dilanjutkan tes kelayakan. Pihak partai kemudian akan melakukan survey internal mengenai kepopuleran calon-calon yang lolos tersebut. "Nama-nama yang tersaring akan disurvey. Tapi partai punya wewenang untuk mengajukan siapa nama yang dicalonkan. Seperti yang terjadi dalam Pilkada DKI Jakarta," katanya.
 
Menurut Puan, jika memang dianggap pantas, partai bisa saja kembali menunjuk Bibit untuk dicalonkan lagi. Tapi dengan catatan tetap harus mengembalikan formulir pendaftaran. Mengenai kinerja Bibit selema memimpin Jateng, pihaknya tak bisa menilai. "Nanti yang menilai partai. Apakah memang sesuai visi misi partai atau melenceng, akan dibahas nanti," kata Puan. (*)

Baca  Juga   :

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini